Wah, Laba Bersih ITMG Melonjak 167%
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) [44,350 850 (+2,0%)] mencatatkan kenaikan laba bersih yang dapat didistribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar 167,6 persen menjadi USD546,13 juta pada akhir tahun 2011, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya USD204,15 juta.
Demikian disampaikan oleh Presiden Direktur ITMG [44,350 850 (+2,0%)] Somyor Ruchirawat dalam laporan keuangannya di Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Naiknya laba perseroan terutama karena pertumbuhan penjualan bersih perusahaan tambang batu bara tersebut menjadi USD2,38 miliar dari periode sebelumnya USD1,64 miliar.
Read the rest of this entry
Limit Transaksi Gadai Emas Maksimal 250 Juta Rupiah
Bank Indonesia segera mengeluarkan surat edaran tentang batas maksimal atau limit transaksi gadai emas di perbankan syariah yaitu maksimal 250 juta rupiah. Pembatasan itu diharapkan bisa mencegah dimanfaatkannya produk tersebut sebagai ajang spekulasi.
“Sudah selesai, sekarang lagi legal review sama Direktorat Hukum. Kalau selesai, tinggal diteken,” kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah, Bank Indonesia, Mulya Siregar, di Jakarta, pekan lalu.
Dia menjelaskan, bank syariah hanya boleh memberikan plafon maksimal 250 juta rupiah dari draf sebelumnya hanya 100 juta rupiah. Selain itu, BI akan menerbitkan surat edaran terkait gadai emas yang dilakukan bank syariah. Surat edaran itu salah satunya membahas mengenai besaran pemberian kredit terhadap nilai barang (loan to value/LTV).
Menurut Mulya, loan to value produk gadai emas tidak boleh lebih dari 80 persen dari plafon yang ditentukan. Hal itu bertujuan untuk menghindari adanya spekulasi dalam produk gadai emas.
Read the rest of this entry
10 Tips Sukses Investasi Jangka Panjang
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi investor, baik itu jangka pendek maupun panjang untuk mendapatkan hasil terbaiknya. Semua tergantung dari target dan kepuasan yang anda dapat.
Jika anda tidak suka bertransaksi tiap hari dan lebih suka menunggu hasil investasi dengan sabar, maka sebaiknya anda menjadi investor jangka panjang. Meski tidak ada aturan khusus untuk menjadi investor jangka panjang, tapi setidaknya ada pakem yang bisa anda ikuti.
Seperti dikutip dari Investopedia, Kamis (9/2/2012), berikut adalah beberapa tips dengan konsep fundamental yang harus diketahui oleh investor jangka panjang:
1. Jual saham jelek dan tahan saham bagus cukup lama
Sejak jaman dahulu kala, investor sukses adalah yang bisa melepas saham berfundamental jelek dan tetap menyimpan saham-saham bagus dalam jangka waktu lama. Jika investor tidak bisa membedakan antara saham jelek dan bagus, maka skenario terburuk adalah menunggu sampai sahamnya menyentuh level terendah. Memang teori pemisahan saham bagus-jelek ini sangat bagus, tapi sulit diterapkan di dunia nyata.
2. Jangan mudah percaya isu atau rumor
Ketika anda mendapat isu atau rumor di pasar dari datang dari kakak, sepupu, tetangga atau bahkan broker anda, jangan langsung percaya. Ketika anda berinvestasi, sangatlah penting anda tahu alasan dan latar belakang berinvestasi tersebut.
Lakukan riset dan analisis sendiri terhadap sebuah perusahaan sebelum menempatkan uang anda. Mengandalkan informasi yang tidak jelas dari orang lain sama saja dengan berjudi.
Mungkin saja dengan sedikit keberuntungan, investasi anda bisa sukses, tapi tetap saja risikonya cukup tinggi. Tentunya hal ini tidak baik untuk investasi dalam jangka panjang.
Read the rest of this entry
Inilah Potensi Dividend Yield Saham Bank
Penurunan harga saham sektor perbankan belakangan ini tentu menjanjikan capital gain ke depannya. Tapi, berapakah potensi dividend yield untuk kinerja keuangan full year 2011?
Pada perdagangan Selasa (7/1), saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) [6,850 -150 (-2,1%)] ditutup melemah Rp150 (2,14%) ke level Rp6.850, PT Bank Mandiri (BMRI) [6,400 0 (+0,0%)] stagnan stagnan di level Rp6.400, PT Bank Central Asia (BBCA) [7,900 -150 (-1,9%)] turun Rp150 (1,86%) ke Rp7.900, PT Bank Danamon (BDMN) [4,825 25 (+0,5%)] naik Rp25 (0,52%) ke posisi Rp4.825 dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) [3,425 0 (+0,0%)] stagnan di level Rp3.425.
Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada mengatakan, secara historis emiten perbankan selalu merilis kinerja keuangan lebih awal. Dia optimistis kinerja perbankan untuk kuartal IV dan full year 2011 mengalami peningkatan baik dari sisi pendapatan bunga bersih maupun laba bersih.
Read the rest of this entry
Stock Split, Saham PTBA Menggiurkan
Meski rencana stock split PTBA [20,200 50 (+0,2%)], dikabarkan baru akan digelar pada kuartal III-2012, pasar sudah tak sabar menantikannya. Betapa tidak, aksi korporasi ini dinilai menggiurkan.
Pada perdagangan Selasa (31/1) saham PT Bukit Asam (PTBA) [20,200 50 (+0,2%)] ditutup menguat Rp150 (0,75%) ke level Rp20.150. Harga intraday tertingginya mencapai Rp20.250 dan terendah Rp20.000. Volume transaksi mencapai 2,8 juta lembar saham senilai Rp56,4 miliar dan frekuensi 659 kali.
Pengamat pasar modal Dandossi Matram mengatakan, stocksplit adalah pemecahan nilai nominal suatu saham. Salah satu tujuannya adalah agar harga saham lebih murah bagi investor. Selain itu, untuk meningkatkan likuiditas dari likuid menjadi lebih likuid atau dari kurang likuid menjadi likuid.
Read the rest of this entry
Imbal hasil unitlink akan tergerus akibat beleid pajak baru?
Industri asuransi harus berbenah. Lewat surat edaran baru, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mulai membenahi aturan yang berlaku di industri ini supaya tak kecolongan memungut pajak dari perusahaan asuransi.
Pada tanggal 28 Desember 2011, Ditjen Pajak menerbitkan Surat Edaran nomor 97/PJ/2011 yang menyebutkan, cadangan premi produk asuransi unitlink yang berasal dari penghasilan investasi tidak boleh lagi menjadi pengurang dalam penghitungan pajak penghasilan (PPh). Tujuan utama aturan ini adalah supaya aparat pajak bisa memilah penghasilan yang seharusnya terkena pajak dan pos yang bisa menjadi pengurang pajak.
Dalam surat edaran itu, Dirjen Pajak menegaskan, cadangan premi murni tetap tidak terkena pajak karena memang bukan objek pajak. Tapi, cadangan premi produk asuransi unitlink, yang berasal dari penghasilan investasi, tidak boleh lagi menjadi pengurang pajak.
Indo Tambangraya Megah (ITMG) 10 Januari 2012
Mengawali awal tahun ini, maka saham-saham komoditas yang sudah tertidur cukup lama akhirnya bangkit juga sehingga pengaruh January Effect semakin terasa.
Harga minyak yang telah bertengger cukup lama diatas $100 perbarel memang kondusif untuk mendukung kenaikan saham komoditas yang dipelopori oleh saham papan atas yaitu saham ITMG dan PTBA. Sejak beberapa hari lalu, saham ITMG telah menunjukkan grafik yang mulai uptrend dimulai dari titik balik di posisi Rp. 37.000 dan mencapai level tertinggi pada minggu lalu di posisi Rp. 41.000.
Saat ini setelah koreksi sehat beberapa hari, maka saham ITMG siap melanjutkan kenaikannya didukung oleh indikator Stochastic yang hampir golden cross dan indikator MACD yang masih uptrend.
S : 37.000 — R : 41.000
Saham-Saham Yang Diuntungkan Konversi BBM
Pemerintah akan menggalakkan konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas pada kendaraan roda empat. Langkah ini sebagai upaya pemerintah menekan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi agar tak meleset dari kuota Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012.
Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, konversi itu akan berpengaruh positif bagi emiten yang bergerak di sektor gas, terutama bagi emiten yang mempunyai infrastruktur pendukung yang baik.
“Tapi tidak bisa disamaratakan bagi semua emiten gas, tergantung pada infrastruktur yang dimiliki,” kata Edwin, ketika dihubungi VIVAnews.com, Senin, 9 Januari 2012.
Memang, Edwin mengatakan, untuk jangka pendek saat ini secara umum tidak berpengaruh banyak terhadap kinerja saham energi. Karena proses konversi akan dilakukan secara bertahap sehingga dampaknya pun akan bertahap. Dia mengatakan, justru yang akan terpengaruh itu saham-saham distributor BBM, misalnya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). “AKR itu bergerak di bidang distribusi termasuk BBM dan bahan bakar non-subsidi,” katanya.
Read the rest of this entry
1 April Konsumsi Premium Mulai Dibatasi
Pemerintah akan melakukan kebijakan pembatasan (pengaturan) bahan bakar minyak (BBM) subsidi secara bertahap sampai dengan tahun 2014.
Kebijakan pembatasan BBM subsidi akan dimulai untuk jenis premium kendaraan pribadi di Jawa dan Bali pada April mendatang, dilanjutkan pembatasan solar pertengahan Juli 2013.
Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo dalam konferensi pers Program Kebijakan Fiskal 2012 di kantornya, Jakarta, Kamis (5/1). ”Tanggal 1 April akan ada kebijakan pembatasan konsumsi Premium. Solar akan Juli 2013,” katanya.
Dengan kebijakan pembatasan yang dilakukan bertahap, bensin Premium hanya diberikan kepada angkutan umum, pelayanan umum, dan sepeda motor.
Read the rest of this entry
Ini Dia ‘Headline’ Ekonomi Global 2012
Kondisi Eropa terkait krisis utang dan potensi berlanjutnya ketegangan di Timur Tengah tampaknya akan mendominasi headline pasar finansial dan komoditas tahun depan. Pengamat pasar menyatakan, volatilitas tahun ini juga akan menjadi lanskap 2012.
Hal ini juga bisa diartikan, pelaku pasar sebaiknya bersiap terhadap segala kemungkinan jika terjadi peningkatan aktivitas di kawasan-kawasan tersebut di atas. Meski beberapa peristiwa memang terjadi mendadak dan tak disangkap, tak ada salahnya investor bersiap.
Kejatuhan kawasan Eropa karena krisis utang memiliki efek berkepanjangan bagi beberapa negara. Perdebatan apakah sejumlah anggota Uni Eropa akan default, menjadi perdebatan yang membuka 2012 mendatang.
“Waspadai negara-negara Eropa Tengah yang perekonomiannya bergantung pada Eropa Barat. Benua ini sedang di ujung tanduk,” ujar analis pasar dan penasihat komoditas Country Hedging, Sterling Smith.
