Tahan Laju Inflasi, BI Harus Kontrol Penguatan Rupiah

Pengamat Ekonomi Fauzi Ikhsan menilai salah satu cara untuk menahan laju inflasi yang dikhawatirkan akan semakin meroket adalah dengan memperkuat nilai rupiah yang dikontrol oleh Bank Indonesia (BI).

Menurut Fauzi kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk menekan inflasi dengan menyiasati impossible trinity adalah dengan cara memperkuat nilai rupiah dan menjaga suku bunga, karena devisa bebas tidak terlalu andil bagian dalam menekan inflasi.

“Jika dengan rezim devisa bebas kaitannya kecil dengan inflasi,” tambahnya.

Menurutnya BI bisa mengelola nilai tukar mata uang dengan sistem manage floating, sehingg masih dapat mengontrolnya.”Dengan manage floating bukan dilempar ke pasar, BI membiarkan kurs rupiah masih bisa dikontrol,” jelasnya.

Lebih lanjut Fauzi menambahkan jika ini memang cara semua bank sentral dalam mengelola nilai tukarnya.”Ini memang kebijakan bank sentral dibanyak negara dengan membiarkan mata uang difloating,” tambahnya.

Namun dia juga mengakui jika saat ini hal tersebut sulit dilakukan mengingat banyak investor yang menjual saham, dan SBI untuk beralih kepada dolar AS. “Saat ini tekanan rupiah melemah, karena para investor menjual saham, SBI dan sebagainya untuk kemudian dibelanjakan dolar AS,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, demi mengarahkan inflasi menuju sasaran, kebijakan BI di 2011 akan berbentuk penguatan bauran kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah ditempuh selama 2010, di mana penguatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan seluruh instrumen yang tersedia untuk kemudian dikalibrasi secara optimal.

Salah satunya adalah kebijakan nilai tukar dibuat mengambang untuk membantu pencapaian sasaran inflasi dengan tetap konsisten pada pencapaian sasaran makroekonomi lain, serta memberikan kepastian bagi dunia usaha. Solusi possible trinity akan berbentuk konfigurasi optimal dari stabilisasi nilai tukar, pengendalian arus modal dan respons suku bunga.

Dengan kata lain, mempertimbangkan berbagai kompleksitas yang dihadapi, BI menyiasati kerangka imposibble trinity melalui pemilihan middle ground solution bukan corner solution.

Sumber : okezone.com

Posted on January 23, 2011, in Ekonomi Dan Investasi and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: