Harga Emas Melonjak Gara-Gara Kerusuhan Mesir

Harga emas mencetak kenaikan terbesarnya dalam 8 pekan terakhir, dipicu kerusuhan yang terjadi di Mesir. Ketidakstabilan di Mesir yang dikhawatirkan menular ke negara-negara tetangga membuat investor memilih tempat investasi yang aman.

Kerusuhan yang terjadi di Mesir sehingga menelan korban jiwa hingga puluhan orang itu membuat pasar saham anjlok, tingkat imbal hasil surat utang melonjak. Sementara harga minyak mentah melonjak hingga 4%.
Pada perdagangan Jumat (28/1/2011), harga emas di pasar spot tercatat melonjak hingga 2 persen menjadi US$ 1.338,39. Ini adalah lonjakan harga emas terbesar sejak Desember, ketika harga emas sempat melonjak hingga 2,6% akibat data-data ekonomi yang dikhawatirkan memicu kenaikan suku bunga. Di awal sesi perdagangan, harga emas sempat di titik terendahnya di US$ 1.308 per ounce.

“Kebingungan terjadi di seluruh investasi kecuali emas. Secara jelas, uang mengalir ke emas sebagai tempat investasi paling aman. Karena tak seorang pun tahu bagaimana situasi ini akan selesai dengan sendirinya,” ujar Dennis Gartman, penerbit dari Gartman Letter, harian investasi seperti dikutip dari Reuters, Minggu (30/1/2011).

Gartman memperkirakan kerusuhan di Mesir tidak akan selesai dalam waktu dekat dan emas dia yakini bisa mendapatkan keuntungan lebih lanjut dari kemungkinan meluasnya kerusuhan ke negara lain di kawasan tersebut.

Harga emas berjangka untuk kontrak Februari tercatat naik 22,3 dolar ke level US$ 1.340,70 per ounce dengan total volume mencapai 300.000 lot, tertinggi sejak November.

Meski terjadi reli harga pada Jumat lalu, namun emas masih mencatat pelemahan selama 4 pekan terakhir, sekaligus menjadi minggu penurunan berturut-turut yang paling lama dalam waktu setahun terakhir.

“Pasar sedikit sensitif ketika orang-orang berdemo di jalanan, karena itu mengingatkan investor pada apa yang terjadi di Yunani setahun lalu dan itu memicu keluarnya arus modal ke surat-surat berharga,” ujar Chris Rupkey, analis dari Tokyo/Mitsubishi UFJ.

Sumber: detikcom

Posted on January 30, 2011, in Ekonomi Dan Investasi and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: