Kepemilikan Asing Di SUN Terus Membesar

Nilai kepemilikan investor asing di Surat Utang Negara (SUN) kian melonjak. Dari akhir Mei lalu hingga 13 Juni kemarin, dana asing di SUN bertambah Rp 10,59 triliun, menjadi Rp 235,91 triliun. Investasi asing di SUN tersebut mencapai 34% dari total Surat Berharga Negara (SBN) yang diperdagangkan sebanyak Rp 691,06 triliun.

Menurut Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto, dana asing mengalir ke SUN karena krisis utang Eropa yang masih belum reda dan penyelesaiannya belum jelas, sehingga suku bunga masih ditahan rendah. Juga karena pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang lambat. “Arus dana masuk ke Indonesia menjadi sangat deras, dan mereka membeli Surat Berharga Negara (SBN) cukup banyak,” kata Rahmat kepada KONTAN, Selasa (14/6).

Selain itu, dana asing di SUN membengkak kemungkinan karena banyak investor yang mengalihkan dananya dari saham ke surat berharga.
Maklum saja, langit bursa saham memang lagi mendung. Selama sebulan saja (14 Mei-14 Juni 2011) aksi jual bersih (nett sell) investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 7,8 triliun.

Direktur Perencanaan Makro Kementerian PPN Bambang Prijambodo memperkirakan arus modal asing akan terus mengalir deras hingga akhir tahun ini.
Namun, pemerintah dan Bank Indonesia harus mengantisipasi pemulihan ekonomi Eropa dari sekarang. “Pemerintah harus dapat mengantisipasinya karena saya memprediksikan tahun depan Eropa akan mulai membaik,” kata Bambang.

Bila ekonomi Eropa membaik, bisa jadi dana asing akan memindahkan dananya dari Indonesia ke sana. Tapi sepanjang tahun ini, Bambang memprediksi belum akan ada arus dana keluar secara mendadak alias sudden reversal, sebab dana di SUN memiliki jangka waktu yang cukup panjang. “Data kuartal I-2011 kemarin, kepemilikan SUN jangka panjang dan jangka pendek masih seimbang, sekitar 30% berbanding 32%,” kata Bambang.

Sedangkan pengamat ekonomi David Sumual memperkirakan arus dana asing ke Indonesia masih akan berlangsung hingga akhir tahun ini. “Saya menyarankan pemerintah harus segara memanfaatkan modal masuk ini dengan mengarahkannya ke investasi asing langsung (foreign direct investment),” tuturnya.

Sumber : KONTAN.CO.ID

Posted on June 15, 2011, in Ekonomi Dan Investasi and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: