Monthly Archives: July 2011

Bank Dunia: AS Bermain dengan Api

Bank Dunia merasa Amerika Serikat (AS) sangat rawan dengan bahaya, terkait isu batas utang negara yang pembahasannya tak kunjung usai.

“Logika apapun mengenai taktik, mereka bermain di area berbahaya. Sejujurnya, default Amerika bukan hanya kekacauan finansial, tapi juga memalukan bagi setiap warga Amerika,” ujar Direktur Bank Dunia Robert Zoellick, seperti dikutip Yahoo News.

Read the rest of this entry

Advertisements

Laba Bersih PTBA Naik 77%

Sepanjang semester I 2011, kinerja perusahaan pertambangan batu bara nasional bisa dikatakan mengkilap. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengklaim memperoleh peningkatan kinerja yang signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

PTBA menyatakan memperoleh semester I 2011 memperoleh laba bersih Rp1,61 triliun. Jumlah tersebut naik 77% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp908,11 miliar.

Sekretaris Perusahaan PTBA Achmad Sudarto menyampaikan laba bersih tersebut ditunjang dari pendapatan sebesar Rp5,12 triliun atau naik 35% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,79 triliun.

Read the rest of this entry

USA Bakal Terjebak Pada “Credit Crunch”

Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (28/7) diprediksi menguat. Besarnya peluang downgrade AS yang bakal memicu credit crunch menjadi tekanan bagi dolar AS.

Periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures Albertus Christian mengatakan, tren penguatan rupiah masih berlanjut hari ini. Kecuali, jika ada kejutan adanya kesepakatan pemerintah Obama dengan Kongres AS. Jika mereka sepakat memangkas anggaran sebagai syarat kenaikan batas atas utang AS, risiko downgrade menjadi hilang.

Read the rest of this entry

Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) 18 Juli 2011

Saham produsen kertas ini telah mengalami downtrend berkepanjangan sejak bulan April 2011, namun sejak minggu lalu telah break dengan volume yang besar sehingga sangat berpotensi untuk menjadi uptrend kembali.

Indikator MACD telah golden cross dengan Stochastic kuat mengarah keatas, apabila resisten di level 1.330 dapat ditembus maka garis MA20 akan konfirmasi mengarah ke atas yang berarti konfirmasi saham INKP untuk uptrend.

S : 1.230 — R : 1.330

Krisis AS bergulir, dalam waktu dekat emas akan ke US$ 1.700 per troy ounce

Harga emas dunia mencetak rekor kenaikan beruntun dalam 10 sesi terakhir, menyamai rekor empat dekade sebelumnya. Kenaikan tersebut ditopang oleh kombinasi beberapa katalis negatif dan pemulihan ekonomi global baik dari Amerika maupun Uni Eropa.

Berlanjutnya ketidakpastian penanganan krisis utang Uni Eropa yang dikhawatirkan akan menyebar ke negara ekonomi yang lebih besar di zona Eropa seperti Italia dan Spanyol diperkirakan membuat harga emas merangkak naik. Namun, Amerika yang belum juga menemukan kata sepakat untuk memangkas anggaran moneter merupakan faktor dominan yang memikat minat investor berburu logam mulia khususnya emas.

Read the rest of this entry

Bursa Asia Tumbang Karena Khawatir Krisis Menyebar Ke Italia

Hari ini, pasar saham Asia mengalami koreksi tertajamnya dalam bulan ini. Tumbangnya bursa saham regional karena kecemasan krisis utang Eropa akan menyebar ke Italia, dan melambatnya pertumbuhan di AS dan China.

Indeks MSCI Asia Pasifik turun 1% pada pukul 12.52 waktu Tokyo. Sekitar tiga saham turun berbanding satu saham yang menguat. Indeks Nikkei 225 jatuh 0,7%, sementara indeks Hang Seng tumbang 0,9%. Indeks Australia S&P/ASX 200 anjlok 1,3%, dan merupakan bursa dengan koreksi terbesar di Asia setelah kemarin Perdana Menteri Julia Gillard mengumumkan pajak pertama untuk emisi gas rumah kaca.

Read the rest of this entry

Emas Ditutup Naik Dua Pekan Tertinggi

Emas berjangka ditutup pada tingkat tertinggi dalam dua pekan, Kamis (7/7) dinihari tadi, dengan masalah utang global mengangkat harga komoditas hampir US$ 47 per ounce.

Emas untuk pengiriman Agustus ditutup naik US$ 16,50, atau 1,1%, ke level US$ 1.529,20 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange.Kontrak, yang di awal sesi sempat menyentuh level US$ 1.534,50, menandai penutupan tertinggi sejak 22 Juni.

Read the rest of this entry

Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) 01 Juli 2011

Euforia pemecahan rekor IHSG sepanjang masa dengan dimotori oleh grup Astra dan perbankan menyambut data inflasi yang telah keluar. Apabila IHSG ingin terus naik, maka harus dibarengi dengan kenaikan dari sektor komoditas yang telah dimotori saham PTBA yang baru saja keluar dari garis downtrend.

Indikator Stochastic dan MACD telah menunjukkan trend menaik, dan juga indikator Parabolic telah hijau dengan penutupan yang sangat baik diatas MA 20 pada level 21.200.

S : 20.400 — R : 21.600

Harga Beras Melonjak, Inflasi Juni Capai 0,55%

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Juni 2011 terjadi inflasi 0,55%. Inflasi melonjak tajam karena adanya kenaikan harga bahan pokok di minggu kempat Juni.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR. Soetomo, Jakarta, Jumat (1/7/2011).

“Minggu ketiga Juni inflasi hanya 0,1-0,2%. Tapi minggu keempat ada kenaikan signifikan karena harga bahan pokok,” kata Rusman
Read the rest of this entry