Ragu Jadi Safe Haven, Harga Emas Liar

Emas masih mencari jati dirinya sebagai safe haven seiring belum jelasnya status krisis utang Yunani. Karena itu, kilau harganya pun masih bergerak liar dalam kisaran yang lebar. Buy on dips!

Periset dan analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, sejauh ini laju harga emas, belum memiliki tren yang jelas setelah mengalami kejatuhan yang drastis pada September 2011. Karena itu, lanjutnya, pergerakan harganya bakal liar dalam sepekan ke depan.

Firman mewanti-wanti agar investor waspada sampai mendapatkan kejelasan status krisis utang Yunani. Paling tidak, hingga 18 Oktober saat The Economic and Finansial Affairs Council (Ecofin) meeting usai, pergerakan emas bakal ranging. “Emas berpeluang bolak-balik dalam kisaran yang lebar antara US$1.580-1.700 per troy ounce,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (7/10).

Berdasarkan harga yang dilansir CNBC pada Jumat (7/10), harga emas turun US$17 (1,05%) ke level US$1.635,80 per troy ounce. Harga intraday tertingginya di level US$1.668 dan terendahnya US$1.627,60 per troy ounce.

Lebih jauh Firman menjelaskan, tingginya fluktuasi harga emas saat ini membuat sebagian investor ragu apakah akan pulih secara sustainable atau tidak. Karena itu, harga emas saat ini, sedang berusaha mencari jati diri safe heven-nya. “Sebagian investor cukup meragukan status safe haven emas setelah kejatuhan pada September 2011,” ujarnya.

Tapi, Firman menegaskan, di tengah ancaman resesi Amerika Serikat dan memanasnya krisis utang zona Euro, emas masih layak untuk dikoleksi. Hanya saja, sebelum tanggal 18 Oktober, emas cenderung liar. Sebab, Ecofin mengagendakan pertemuan pada 17-18 Oktiber.

Pada tanggal ini, lanjutnya, pasar akan melihat apakah krisis utang Yunani memburuk atau membaik. Hanya saja, pasar tidak akan menemukan jawaban apakah krisis utang Yunani selesai atau tidak. “Karena itu, pada dasarnya prospek emas masih tetap bagus. Hanya saja, tingginya fluktuasi harga komoditas ini, membuat investor harus ekstra waspada,” paparnya.

Emas bepeluang fluktuatif hingga 18 Oktober 2011 ini. Tapi, jika pertemuan tersebut tidak memberikan kejelasan yang berarti soal utang Yunani, emas berpeluang fluktuatif hingga akhir Oktober ini.

Sementara itu, level support psikologis emas berada di level US$1.600 per troy ounce. Support beriktunya US$1.580 yang merupakan harga terendah 29 September. Tapi, sebelum angka psikologis dicapai, emas harus tembus support terdekatnya US$1.627 yang merupakan Fibonacci retracement 23,6%.

Sedangkan resistance terdekat emas berada di level US$1.680 per troy ounce yang merupakan level fibonacci retracement 38,2% yang ditarik dari harga tanggal 6 September hingga 26 September. Lalu, level US$1.700 merupakan level psikologis. “Tapi, karena fluktuasinya tinggi, Fibonacci kadang tidak selalu bisa jadi acuan,” timpal dia.

Karena itu, Firman menyarankan, agar investor menggunakan pola buy on dips. Bahkan, jika bisa, dianjurkan untuk segera merealisasikan keuntungan. “Saya rekomendasikan untuk mengoleksi emas, buy on dips di kisaran level support US$1.600-US$1.582,” tandasnya.

Tapi, bagi yang agresif, bisa saja membeli emas di level support US$1.627. Tapi, jika data-data ekonomi AS dan Eropa membaik, lebih baik menunggu harga emas di level yang lebih rendah. “Kalaupun emas tembus level resistance US$1.700, jangan dulu dikejar. Sebab, profit taking berpeluang segera menerjang. Investor ingin melihat hasil pertemuan Ecofin, 18 Oktober,” imbuhnya.

Sumber : inilah.com

Posted on October 9, 2011, in Ekonomi Dan Investasi and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: