Monthly Archives: January 2012

Imbal hasil unitlink akan tergerus akibat beleid pajak baru?

Industri asuransi harus berbenah. Lewat surat edaran baru, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mulai membenahi aturan yang berlaku di industri ini supaya tak kecolongan memungut pajak dari perusahaan asuransi.

Pada tanggal 28 Desember 2011, Ditjen Pajak menerbitkan Surat Edaran nomor 97/PJ/2011 yang menyebutkan, cadangan premi produk asuransi unitlink yang berasal dari penghasilan investasi tidak boleh lagi menjadi pengurang dalam penghitungan pajak penghasilan (PPh). Tujuan utama aturan ini adalah supaya aparat pajak bisa memilah penghasilan yang seharusnya terkena pajak dan pos yang bisa menjadi pengurang pajak.

Dalam surat edaran itu, Dirjen Pajak menegaskan, cadangan premi murni tetap tidak terkena pajak karena memang bukan objek pajak. Tapi, cadangan premi produk asuransi unitlink, yang berasal dari penghasilan investasi, tidak boleh lagi menjadi pengurang pajak.

Read the rest of this entry

Advertisements

Indo Tambangraya Megah (ITMG) 10 Januari 2012

Mengawali awal tahun ini, maka saham-saham komoditas yang sudah tertidur cukup lama akhirnya bangkit juga sehingga pengaruh January Effect semakin terasa.

Harga minyak yang telah bertengger cukup lama diatas $100 perbarel memang kondusif untuk mendukung kenaikan saham komoditas yang dipelopori oleh saham papan atas yaitu saham ITMG dan PTBA. Sejak beberapa hari lalu, saham ITMG telah menunjukkan grafik yang mulai uptrend dimulai dari titik balik di posisi Rp. 37.000 dan mencapai level tertinggi pada minggu lalu di posisi Rp. 41.000.

Saat ini setelah koreksi sehat beberapa hari, maka saham ITMG siap melanjutkan kenaikannya didukung oleh indikator Stochastic yang hampir golden cross dan indikator MACD yang masih uptrend.

S : 37.000 — R : 41.000

Saham-Saham Yang Diuntungkan Konversi BBM

Pemerintah akan menggalakkan konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas pada kendaraan roda empat. Langkah ini sebagai upaya pemerintah menekan konsumsi bahan bakar minyak bersubsidi agar tak meleset dari kuota Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012.

Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang mengatakan, konversi itu akan berpengaruh positif bagi emiten yang bergerak di sektor gas, terutama bagi emiten yang mempunyai infrastruktur pendukung yang baik.

“Tapi tidak bisa disamaratakan bagi semua emiten gas, tergantung pada infrastruktur yang dimiliki,” kata Edwin, ketika dihubungi VIVAnews.com, Senin, 9 Januari 2012.

Memang, Edwin mengatakan, untuk jangka pendek saat ini secara umum tidak berpengaruh banyak terhadap kinerja saham energi. Karena proses konversi akan dilakukan secara bertahap sehingga dampaknya pun akan bertahap. Dia mengatakan, justru yang akan terpengaruh itu saham-saham distributor BBM, misalnya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). “AKR itu bergerak di bidang distribusi termasuk BBM dan bahan bakar non-subsidi,” katanya.
Read the rest of this entry

Ini Dia ‘Headline’ Ekonomi Global 2012

Kondisi Eropa terkait krisis utang dan potensi berlanjutnya ketegangan di Timur Tengah tampaknya akan mendominasi headline pasar finansial dan komoditas tahun depan. Pengamat pasar menyatakan, volatilitas tahun ini juga akan menjadi lanskap 2012.

Hal ini juga bisa diartikan, pelaku pasar sebaiknya bersiap terhadap segala kemungkinan jika terjadi peningkatan aktivitas di kawasan-kawasan tersebut di atas. Meski beberapa peristiwa memang terjadi mendadak dan tak disangkap, tak ada salahnya investor bersiap.

Kejatuhan kawasan Eropa karena krisis utang memiliki efek berkepanjangan bagi beberapa negara. Perdebatan apakah sejumlah anggota Uni Eropa akan default, menjadi perdebatan yang membuka 2012 mendatang.

“Waspadai negara-negara Eropa Tengah yang perekonomiannya bergantung pada Eropa Barat. Benua ini sedang di ujung tanduk,” ujar analis pasar dan penasihat komoditas Country Hedging, Sterling Smith.

Read the rest of this entry