Inilah Potensi Dividend Yield Saham Bank

Penurunan harga saham sektor perbankan belakangan ini tentu menjanjikan capital gain ke depannya. Tapi, berapakah potensi dividend yield untuk kinerja keuangan full year 2011?

Pada perdagangan Selasa (7/1), saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) [6,850 -150 (-2,1%)] ditutup melemah Rp150 (2,14%) ke level Rp6.850, PT Bank Mandiri (BMRI) [6,400 0 (+0,0%)] stagnan stagnan di level Rp6.400, PT Bank Central Asia (BBCA) [7,900 -150 (-1,9%)] turun Rp150 (1,86%) ke Rp7.900, PT Bank Danamon (BDMN) [4,825 25 (+0,5%)] naik Rp25 (0,52%) ke posisi Rp4.825 dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI) [3,425 0 (+0,0%)] stagnan di level Rp3.425.

Managing Research Indosurya Asset Management Reza Priyambada mengatakan, secara historis emiten perbankan selalu merilis kinerja keuangan lebih awal. Dia optimistis kinerja perbankan untuk kuartal IV dan full year 2011 mengalami peningkatan baik dari sisi pendapatan bunga bersih maupun laba bersih.

Ia memperkirakan, pendapat bunga bersih perbankan mencapai rata-rata 15-20% (angka moderat) dan laba bersih minimal sebesar 10%. “Angka tersebut, seperti yang tercermin dalam rata-rata dua tahun terakhir,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta.

Dalam kenyataanya, lanjut Reza, bisa saja perbanakan mencapai pendapatan bunga bersih di atas 20%. Tapi menurutnya, dari 31 emiten di sektor perbankan, yang besar-besarlah potensial dipastikan mencatatkan kinerja paling kinclong selama 2011.

Antara lain, BBRI [6,850 -150 (-2,1%)], BMRI [6,400 0 (+0,0%)], BBCA [7,900 -150 (-1,9%)], dan BDMN [4,825 25 (+0,5%)]. Keempat saham ini, sering ditransaksikan oleh investor dan di sisi lain dari kinerja keuangan pun mendukung. “Setiap tahun polanya sudah terbentuk seperti itu,” tandas Reza.

Sementara itu, BBNI [3,425 0 (+0,0%)] memang masuk juga dalam kategori perolehan kinerja keuangan paling kinclong. Tapi, keempat saham tadi, pergerakannya lebih aktif dan atraktif ditransaksikan. “Berbeda dengan BBNI [3,425 0 (+0,0%)] yang dari sisi kinerja sahamnya tidak merefleksikan kondisi fundamentalnya,” imbuh Reza.

Di atas semua itu, dengan asumsi rata-rata kenaikan pendapatan bunga bersih minimal 15% saja, dia memperkirakan, emiten-emiten di sektor ini potensial memberikan dividend. “Sebab, dari sisi dividen, emiten sektor perbankan paling rajin memberikan dividen,” ujarnya.

Menurutnya, rata-rata perbankan minimal memberikan dividen Rp200 per saham per tahun. Meskipun, kata dia, dividen tersebut tidak langsung diberikan satu kali sebesar itu.

Reza memaparkan, pada 2011, BBRI [6,850 -150 (-2,1%)] memberikan total dividen Rp116 per saham yang merupakan dividen dari hasil laporan keuangan tahun 2010. Karena itu, dengan ekspektasi kenaikan pendapatan bunga bersih 15%, BBRI [6,850 -150 (-2,1%)] berpeluang memberikan dividen sebesar Rp120-125 per saham pada 2012.

Begitu juga dengan BMRI [6,400 0 (+0,0%)] yang pada 2011 meberikan total dividen Rp141 per saham. Karena itu, pembagian dividen 2012 dari hasil laporan keuangan full year 2011 diperkirakan sebesar Rp148-150. Sementara itu, BBCA [7,900 -150 (-1,9%)] pada full year 2011 memberikan dividen sebesar Rp157 per saham (dividen interim). “Diharapkan pada 2012 bisa membagikan dividen sebesar Rp165-166 per saham,” imbuh Reza.

Sedangkan BDMN [4,825 25 (+0,5%)], pada 2011 memberikan dividen sebesar Rp120 (full dividend). Pada 2012, menurutnya, BDMN [4,825 25 (+0,5%)] diharapkan memberikan dividen sebesar Rp124-125 per saham dengan ekspektasi kenaikan pendapatan bunga bersih 15% full year 2011. “Terakhir, BBNI [3,425 0 (+0,0%)], pada 2011 memberikan dividen sebesar Rp66 dan pada 2012 diharapkan bisa memberikan dividen sebesar Rp70-71 per saham,” imbuhnya.

Sumber : INILAH.COM

Posted on February 8, 2012, in Pasar Saham and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: