Jerman Mengalah, KTT Brussels Sepakati “Terobosan Penting” Atasi Krisis

Para pemimpin dari 17 negara anggota kawasan mata uang euro (Zona Euro) akhirnya mencapai kata sepakat terhadap langkah darurat untuk mencegah berlarutnya krisis di Italia dan Spanyol, sekaligus mendorong perekonomian. Pada pertemuan yang berlangsung hingga dinihari, Jerman akhirnya setuju penggunaan dana talangan Eropa tanpa harus melalui pembukuan utang negara pengguna dana talangan tersebut.

Seperti diberitakan AFP, pada perundingan dramatis yang berakhir pada Jumat (29/6) dinihari di Brussels, Presiden Uni Eropa Herman Van Rompuy menegaskan kegembiraannya atas apa yang ia sebut “terobosan nyata” untuk menenangkan pasar keuangan dan membentuk ulang Zona Euro untuk mencegah krisis di masa mendatang.

Kegembiraan yang sama disampaikan Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso yang menilai pembicaraan di KTT Uni Eropa tersebut telah menghasilkan “keputusan yang sangat ambisius yang sekali lagi menunjukkan komitmen dari negara-negara anggota”.

Menurut AFP, kesepakatan itu membuka jalan bagi dana talangan Zona Euro yang senilai 500 miliar euro untuk secara langsung menalangi rekapitalisasi perbankan di negara-negara anggota, tanpa harus melalui pembukuan di anggaran nasional yang akan menambah gunungan utang negara bersangkutan.

Namun, hal itu hanya akan dilakukan setelah seluruh badan pengawas perbankan di negara-negara anggota diatur ulang, dan hal ini ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.

Hal penting lain yang disepakati, bahwa dana bailout Zona Euro akan digunakan dengan cara yang fleksibel dan efisien dalam rangka menstabilkan pasar. Hal ini memungkinkan dana tersebut digunakan untuk membeli obligasi negara anggota, dengan tujuan menurunkan bunga pinjaman yang dalam beberapa pekan terakhir telah melumpuhkan Spanyol dan Italia di pasar keuangan.

“Kami mengambil keputusan yang baik untuk pertumbuhan (ekonomi),” ujar Kanselir Jerman Angela Merkel saat meninggalkan lokasi pertemuan, Jumat dinihari.

Dengan kesepakatan yang dicapai, artinya Merkel telah menggugurkan sikap keras Jerman yang selama ini tak menyetujui dana bailout Zona Euro digunakan secara langsung untuk merekapitalisasi perbankan, tanpa melalui pemerintah negara bersangkutan. Namun, Berlin tetap meminta setiap dana yang dikeluarkan harus dikombinasikan dengan tuntutan reformasi di sektor keuangan di negara bersangkutan.

Lalu, para pemimpin Uni Eropa juga menyetujui sebuah paket pendanaan senilai 120 miliar euro untuk mendorong pertumbuhan di Zona Euro, menambah modal Bank Investasi Eropa sebesar 10 miliar euro dalam upaya meningkatkan kemampuan kredit bank tersebut menjadi 60 miliar euro untuk mendorong sektor riil di negara yang terlanda krisis, serta penyediaan dana 55 miliar euro dari dana Uni Eropa untuk membantu usaha menengah dan kecil.

Ancaman Italia dan Spanyol

Berbagai kemajuan penting itu bukan dicapai dengan mudah. Sejumlah ganjalan masih menghadang langkah Zona Euro untuk  mengimplementasikan rencana darurat. Pasalnya, Perdana Menteri Italia Mario Monti dan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy sempat mengancam akan menghadang “pakta pertumbuhan” yang disepakati kecuali jika mereka diberi konsesi jangka pendek untuk bergerak guna menghela perekonomian negara mereka yang di bibir jurang resesi.

Hal ini dinilai oleh seorang diplomat Eropa bahwa Madrid dan Roma telah “menyandera” perjanjian yang disepakati. Namun, Ketua Grup Menteri keuangan Zona Euro, Perdana Menteri Luksemburg Jean-Claude Juncker, menyatakan bahwa Italia dan Spanyol akhirnya mengakhir resistensi mereka dengan imbalan adanya langkah-langkah jangka pendek untuk menstabilkan ekonomi negara mereka.

Keluar dari ruang pertemuan, Monti dengan wajah berseri-seri menyatakan, “Semuanya sangat penting untuk masa depan Uni Eropa dan Zona Euro. Italia sangat-sangat puas.”

Menurut Monti, memang ada sejumlah ketegangan yang terjadi. Namun, Monti mengaku harus memberi sedikit penekanan kepada para pemimpin lain untuk memaksa mereka mengikuti kemauan Italia.

Sumber : ipotnews.com

Posted on June 29, 2012, in Ekonomi Dan Investasi and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: