Resesi Spanyol Kuartal Kedua Bisa Semakin Parah

Resesi Spanyol selama tiga bulan hingga Juni lalu semakin parah. Bank of Spain mengungkapkan, pemotongan anggaran di negara tersebut telah menekan perekonomian sehingga mengalami kontraksi selama tiga kuartal berturut-turut.

Dalam buletin yang dirilis di Madrid, hari ini (23/7), bank sentral Spanyol memperkirakan bahwa perekonomian terbesar keempat di kawasan euro itu mengerut 0,4 persen sejak kuartal pertama. Produk domestik bruto (PDB) melorot 0,3 persen. Permintaan domestik, “Turun lebih dalam dibanding kuartal sebelumnya,” sementara ekspor menunjukkan “pemulihan moderat,” tertulis dalam buletin tersebut.

Pekan lalu, Perdana Menteri Mariano Rajoy mengumumkan putaran keempat kenaikan pajak dan pemotongan anggaran sejak 30 Desember lalu. Sementara itu, ia terus berusaha meyakinkan investor bahwa Spanyol tak memerlukan dana talangan kedua dari Uni Eropa. Hingga 2014 nanti, rencana pemangkasan angggaran akan mencapai lebih dari 10 persen PDB tahunan. Hari ini, yield obligasi 10 tahun Negeri Matador itu melampui 7,5 persen, melampaui level yang memaksa Irlandia, Portugal dan Yunani untuk mencari bantuan eksternal.

“Kepercayaan semakin melemah setelah berita terakhir Spanyol selama beberapa hari lalu,” ujar Christian Melzer, ekonom Dekabank, Frankfurt. “Kita tidak melihat perpecahan euro, tapi apakah kawasan euro akan mempunyai anggota tetap sama hingga dua tahun ke depan, masih tetap belum jelas. Kami tidak berharap Spanyol akan keluar; langkah-langkah pengetatan yang terakhir adalah langkah positif untuk negara tersebut,” imbuhnya seperti dikutip bloomberg.com.

Perekonomian Spanyol kemungkinan berkontraksi 1 persen pada kuartal kedua dibanding setahun lalu. Bank of Spain menyebutkan, permintaan domestik melorot 1,2 persen dibanding tiga bulan lalu. Lantaran pemutusan hubungan kerja terus berlanjut, rumah tangga mulai menghabiskan tabungan sehingga mengurangi kemampuan mereka untuk membayar pinjaman.

Menurut Bank of Spain, penurunan penerimaan pajak mengarah kepada risiko bahwa pemerintah kemungkinan tak dapat memenuhi target anggaran. Meskipun paket penghematan sebesar 65 miliar euro diumumkan awal bulan ini diharapkan akan membantu untuk mencapai target anggaran yang baru.

 

Sumber : ipotnews.com

Posted on July 24, 2012, in Ekonomi Dan Investasi and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: