BSD Catat Marketing Sales Rp 3 Triliun, Naik 25%

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), anggota Sinar Mas Land dan pengembang kota mandiri, membukukan marketing sales Rp 3,1 triliun per September 2012. Angka ini tumbuh 25% dibandingkan periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp 2,5 triliun.

Dengan pencapaian marketing sales tersebut, maka Perseroan telah mendapatkan 73% dari target Marketing Sales FY 2012 sebesar Rp 4,2 triliun. Hingga akhir tahun 2012 BSDE berencana menerbitkan beberapa produk baru residensial, komersial termasuk industrial, antara lain rumah tinggal, gudang, rumah-kantor maupun rumah-toko untuk mendorong angka penjualan marketing sales.

“Dari sisi proyek, BSD City sebagai flagship project BSDE berkontribusi sebesar 72% atau terbesar di antara proyek lainnya. Sedangkan dari sisi produk, residensial menjadi kontributor terbesar yakni 60% dari total angka Marketing Sales dalam Kuartal III- 2012,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan BSDE, Hermawan Wijaya dalam keterangan tertulis, Senin (15/10/2012).

BSD City merupakan proyek kota mandiri terbesar Sinar Mas Land yang menempati area seluas 5.950 ha. Kawasan kota mandiri ini terdiri dari kawasan perumahan, komersial dan industri ringan. BSD City saat ini memberikan kontribusi penjualan terbesar yakni sebesar 72% dari total marketing sales Perseroan.

Sedangkan tier kedua terbesar untuk angka penjualan marketing dikontribusikan oleh proyek Kota Wisata Cibubur (9%), Grand Wisata Bekasi (8%), dan Taman Permata Buana (5%). Hingga Sembilan bulan pertama 2012, BSD City telah meluncurkan sekitar 10 sub cluster perumahan kelas menengah atas dan premium yang masuk dalam proyek pengembangan Tahap II yang mencangkup area pengembangan seluas 2.000 ha.

Angka penjualan dari segmen residensial masih menjadi kontributor terbesar marketing sales BSDE yakni sebesar 60% atau mencapai Rp 1,862 triliun dari total Marketing Sales. Angka ini tumbuh 8% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2011.

Angka penjualan terbesar kedua dikontribusikan oleh penjualan kavling tanah sebesar 29% atau setara Rp 895,651 miliar. Segmen ini berhasil tumbuh 26% dibandingkan periode yang sama tahun 2011.

Rising star atau segmen dengan tingkat pertumbuhan tertinggi sepanjang triwulan III adalah segmen industrial yang tumbuh 4.149% menjadi Rp 58,426 miliar dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp 1,375 miliar.

Segmen rumah-toko (shop-house) juga berhasil tumbuh signifikan dan menjadi segmen dengan tingkat pertumbuhan terbesar kedua dengan tumbuh sebesar 1.243% menjadi Rp 270,155 mililar dari posisi sebelumnya Rp 20,113 miliar pada periode yang sama tahun 2011.

Pencapaian ini membuat kontribusi segmen rumah-toko terhadap angka konsolidasi marketing sales menjadi 9% dari posisi sebelumnya 1%.

 

Sumber : detik.com

Posted on October 15, 2012, in Ekonomi Dan Investasi and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: