Daily Archives: January 8, 2013

Intraco Penta Tbk. (INTA) 08 Januari 2013

Memasuki awal tahun 2013 ini, saham-saham pertambangan sudah mulai recovery dari tidur lamanya yang dimulai dari kenaikan saham ITMG kemudian diikuti saham tambang lainnya.

Hal ini berimbas positif terhadap kenaikan saham UNTR yang fokus pada penjualan alat berat dan telah kembali pada posisi harga diatas Rp. 20.000. Selain itu terdapat saham INTA yang juga bergerak dalam bidang penjualan alat berat dan telah tertidur lama menunjukkan pembalikan arah ke arah positif.

Indikator MACD telah menunjukkan trend positif yang ditunjang oleh volume yang meningkat tajam, kemudian dalam beberapa hari terakhir ini telah menembus batas Bollinger Band atas sehingga garis Trendline mulai mendatar.

Untuk saham sektor pertambangan masih tetap harus berhati-hati dan menerapkan Money Management serta Stop Loss yang ketat, karena kondisi kebijakan ekonomi yang masih belum kondusif sepenuhnya.

S : 440 — R : 510

inta0801

 

 

Advertisements

Bank Milik Mochtar Riady Melantai di Bursa Pada Mei 2013

PT Bank National Nobu berencana melakukan pencatatan saham perdananya atau Initial Public Offering (IPO) pada bulan Mei 2013. Manajemen Bursa Efek Indoneisa (BEI) menyatakan, Bank Nobu tersebut akan melepas sekitar 40 persen dari total sahamnya.

“Perseroan sudah menyerahkan buku laporan keuangan per Oktober 2012 sehingga diperkirakan IPO bisa dilakukan pada pertengahan tahun ini,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (7/1/2013).

Hoesen mengatakan, nantinya dana yang diperoleh dari hasil IPO akan digunakan untuk ekspansi kredit. Saat ini, kata dia, modal inti perseroan baru mencapai Rp 1 triliun. Namun, perseroan berharap untuk bisa menambah modal inti sebelum melantai di bursa. Dia juga mengatakan, perseroan telah menunjuk PT Ciptadana sebagai penjamin emisi. “Penjamin emisi bisa saja bertambah,” ujarnya.

Sekadar informasi, Bank Nobu merupakan satu dari 30 target IPO BEI tahun ini. Hoesen menyebutkan, bulan ini saja ada empat calon emiten yang akan melantai di bursa, yaitu PT Saraswati Griya Lestari, PT Sarana Mediatama Metro, PT Pelayaran Bina Buana Raya, dan PT Multi Agro Gemilang. Calon emiten pertama yang rencananya akan melantai adalah PT Pelayaran Bina Buana Raya dengan melepas 600 juta lembar saham.

Nobu National Bank (Bank National Nobu) atau Bank Nobu diambil Lippo melalui PT Kharisma Buana Nusantara (KBN) milik Mochtar Riady yang memiliki 60% saham Bank Nobu, dan 40% sisanya akan menjadi milik Yantony.

Sebagai informasi, Bank National Nobu dahulu bernama PT Bank Alfindo Sejahtera. Pada 12 November 2010 bank tersebut menjelma menjadi PT Bank National Nobu.

Pada tahun 2007, bank tersebut berada pada urutan terakhir yang memenuhi batas permodalan sebesar Rp 80 miliar sesuai ketentuan Bank Indonesia (BI).

Bank umum non devisa tersebut, per Juli 2010 memiliki portofolio kredit sebesar Rp 1,13 miliar. Sebagian besar dananya berupa modal ditempatkan pada surat berharga sekitar Rp 101,86 miliar.

Dana Pihak Ketiga (DPK) bank tersebut tercatat sebesar Rp 24 miliar dengan ekuitas Rp 85 miliar.
Read the rest of this entry