ECB Cemaskan Euro, Wall Street Menyerah

Setelah dua hari terakhir menguat, bursa Wall Street turun pada penutupan perdagangan, Kamis (7/2) semalam. Wall Street terkoreksi turun setelah Presiden European Central Bank Mario Draghi menyatakan apresiasi mata uang euro dapat menghambat pemulihan ekonomi Eropa.

Indeks S&P 500 turun 0,2 persen ke posisi 1.509,39 poin. Dow Jones Industrial Average turun 42,47 poin atau -0,3 persen ke posisi 13.944,05 poin.

Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank) Mario Draghi memberi sinyal kekhawatiran bahwa penguatan nilai tukar euro dapat mengangkat inflasi serta menghambat recovery perekonomian Eropa.

Menurut Draghi, isu nilai tukar bukan target kebijakan tetapi itu penting untuk pertumbuhan dan stabilitas harga. European Central Bank mempertahankan suku bunga acuan tetap di level 0,75 persen.

Pada perdagangan kemarin, euro turun 0,9 persen terhadap dolar AS setelah menguat dalam 14 bulan terhadap mata uang AS tersebut. Sementara terhadap yen menguat dalam 3 tahun terakhir. Draghi pada 26 July lalu berjanji untuk melakukan apapun syarat yang dibutuhkan sebagai upaya penyatuan moneter Eropa.

CEO SICA Wealth Management Jeff Sica menilai kekhawatiran terhadap Eropa akan menguat. Menurutnya investor cemas terhadap kemungkinan efek menjalar yang mengarah ke perekonomian AS.

Sementara itu data jobless claim turun menjadi 366.000 per 2 Februari pekan lalu. Sedangkan menurut estimasi data itu akan menjadi 360.000 unit. Departemen Tenaga Kerja juga menyatakan tingkat produktivitas pekerja turun 2 persen yang merupakan angka terburuk dalam 2 tahun terakhir. Pada 3 bulan sebelumnya angka tersebut adalah 3,2 persen.

Harga saham News Corp turun 2,3 persen. Manajemen perusahaan media tersebut memangkas estimasi laba akibat turunnya rating aara show seperti American Idol dan X Factor.

Prudential Financial Inc drop 2,8 persen. Prudential membukukan rugi pada pos biaya terkait dengan fluktuasi mata uang termasuk yen yang tumbang terhadap dolar AS.

American Express Co menguat 2,6 persen. Yahoo Inc naik 2,4 persen. O`Really Automotive Inc rally 8,1 persen setelah estimasi laba per saham naik menjadi 5,57 dolar AS dibanding sebelumnya sebesar 5,44 dolar AS.

Sumber : ipotnews.com

Posted on February 8, 2013, in Ekonomi Dan Investasi and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: