Bahas Krisis, 20 Negara Paling Berpengaruh Kumpul di Moskow

Sebanyak 20 negara-negara berpengaruh di dunia yang tergabung dalam G20, memulai pertemuannya di Moskow. Pertemuan G20 Finance Ministers’ and Central Bank Governors’ Deputies Meeting ini berlangsung 15-16 Februari 2013 lalu.

Indonesia mengirimkan wakilnya dalam pertemuan tersebut, yaitu Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution.

Dikutip dari keterangan Kedubes RI untuk Russia, Senin (18/2/2013), pertemuan membahas isu-isu utama yang menjadi concern bersama anggota G20, antara lain: downside risks in the global economy, the framework for strong, sustainable and balance growth, financing for investment, reform of the International Financial Architecture (IFA), financial regulation/financial inclusion dan beberapa isu lain termasuk energi.

Peran Indonesia dalam setiap KTT G20 senantiasa memajukan kepentingan Indonesia, negara berkembang dan menjaga terciptanya sistem perekonomian global yang kuat, berimbang dan berkelanjutan.

Dalam berbagai kesempatan, Presidensi menyampaikan tiga tema utama yang dikedepankan dalam pembahasan agenda G20 yaitu: pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kualitas tenaga kerja dan investasi; pertumbuhan ekonomi melalui trust dan transparency; dan pertumbuhan ekonomi melalui effective regulation. Ketiga tema utama tersebut dijabarkan ke dalam delapan isu prioritas yaitu 1) Framework for Strong, Sustainable and Balance Growth (FSSBG), 2) Jobs and Employment, dan 3) Development issue secara keseluruhan (food security, infrastructure, human capital, financial inclusion, post MDGs); 4) International Monetary System Reform; 5) Fighting Corruption; 6) Strengthening Financial Regulation, 7) Enhancing Multilateral Trade, dan 8) Energy Sustainability Streamlining the working proces. Selain itu terdapat dua isu pendukung yaitu Financing Investment dan Government borrowing and public debt sustainability.

Pada pertemuan di Moskow tersebut, anggota G20 sepakat kondisi ekonomi global belum mengalami kemajuan sebagaimana diharapkan. Oleh karenanya perlu dipertegas upaya koordinasi kebijakan untuk mencegah memburuknya perekonomian global. Namun demikian, sebagian negara anggota masih belum sepakat mengenai penyebab meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Dalam hal ini, beberapa negara maju keberatan kebijakan quantitative easings sebagai penyebab berlarutnya proses pemulihan krisis, sementara negara emerging market menyatakan bahwa apabila kondisi saat ini tidak ada jalan keluar, maka akan memperburuk kondisi perekonomian di negara berkembang yang berisiko kepada resesi ekonomi berkepanjangan.

Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 juga membahas pentingnya ketersediaan pendanaan investasi jangka panjang untuk mendukung peningkatan permintaan domestik di negara berkembang serta untuk mendukung upaya mengurangi ketidakseimbangan global saat ini.

Indonesia yang sangat aktif mendorong pembahasan isu pembiayaan infrastruktur di G20, menyambut baik adanya kesepakatan untuk meningkatkan pembahasan isu ini, khususnya upaya untuk mencari model pembiayaan yang paling tepat serta alternatif instrumen pembiayaan di luar sumber-sumber pembiayaan infrastruktur tradisional selama ini yang mengandalkan keuangan publik dan pendanaan dari lembaga keuangan multilateral. Hal ini akan sangat membantu Indonesia dalam pengembangan infrastrukturnya

Di samping itu, Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 juga sepakat untuk menyelesaikan pembahasan IMF quota review ke-15 dalam upaya meningkatkan kapasitas lembaga tersebut menjalankan fungsi surveillance global, termasuk peningkatan kerja sama dengan lembaga regional seperti ASEAN + 3 Macroeconomic Research Office (AMRO) dan European Stability Mechanism (ESM).

Indonesia dalam kerja sama G20 di bawah Presidensi Rusia mengangkat tiga prioritas agenda yang akan diperjuangkan untuk diterima sebagai bagian dari kesepakatan G20 tahun 2013. Ketiga prioritas tersebut yaitu melanjutkan pembahasan isu pembiayaan infrastruktur untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi global, penguatan komitmen di bidang keuangan inklusif, dan mendukung pembahasan reformasi regulasi keuangan global yang lebih fair dan berimbang dengan memperhatikan kepentingan negara berkembang.

Hasil pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral akan menjadi landasan untuk butir-butir kesepakatan yang akan dituangkan dalam St. Petersburg Action Plan untuk disahkan oleh Para Kepala Pemerintahan G20 dalam KTT G20 di kota Saint Petersburg, Rusia, 5-6 September 2013.

Para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral juga bertemu dan berdialog dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang antara lain membahas mengenai situasi finansial global dan langkah yang dilakukan negara-negara G20 dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi global dan upaya mengembalikan kepercayaan masyarakat global terhadap pasar finansial.

Di sela pertemuan G20, Indonesia dan Australia telah menandatangani sebuah Memorandum of Understanding Between the Australian Treasury and the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. MOU tersebut ditandatangani oleh Menteri Keuangan Indonesia dan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Australia.

Penandatanganan Memorandum tersebut, yang antara lain disaksikan oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI dan Duta Besar Australia untuk Federasi Rusia, berisikan kesepakatan untuk meningkatkan kerjasama berkesinambungan kedua kementerian melalui penyelenggaraan Annual Economic Policy Dialogue dan pertukaran program kegiatan dan pandangan dibidang: fiskal, kerjasama ekonomi, ekonomi internasional, kebijakan perpajakan, keuangan dan isu yang terkait dengan perubahan iklim.

Sumber : detik.com

Posted on February 18, 2013, in Ekonomi Dan Investasi and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: