Raup Laba Rp 1,4 Triliun, BTN Bagi-bagi Dividen Rp 409 Miliar

PT Bank Tabungan Negara (BTN) sepakat untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar Rp 409 miliar atau 30% diambil dari perolehan laba bersih perseroan tahun buku 2012 sebesar Rp 1,4 triliun.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) telah menyetujui penggunaan 30% dari laba bersih perseroan atau sekitar Rp 409 miliar akan dibagikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham.

“Perseroan juga menyetujui untuk tidak mengalokasikan dana untuk Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dari Laba,” kata dia usai acara RUPST, di Menara BTN, Jakarta, Rabu (27/3/13).

Dia menyebutkan, perseroan akan mencadangkan 1,5% atau sekitar Rp 20 miliar untuk tanggung jawab sosial Perusahaan (corporate social responsibility). RUPST juga menyetujui Perseroan untuk menetapkan limit Hapus Tagih yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam rangka penyelesaian piutang macet perseroan.

Tercatat, per 31 Desember 2012 (audited) laba setelah pajak perseroan sebesar Rp 1,4 Triliun. Angka itu naik 21,93% dari posisi yang sama tahun 2011 yang sebesar Rp 1,1 Triliun. P

Perolehan laba ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih (net interest margin) sebesar Rp 4,7 triliun. Selain itu, perseroan berhasil meraup keuntungan dari pendapatan operasional sebesar Rp 1,9 triliun. Pendapatan ini sudah termasuk yang diperoleh dari fee base income (FBI) sebesar Rp 577 miliar.

Sementara itu, perseroan juga mencatat kenaikan assetnya sebesar 25,4% dari Rp 89,1 triliun pada tahun 2011 menjadi Rp 111,7 triliun pada 2012.

Sedangkan kredit perseroan cukup tinggi selama tahun 2012. Kredit dan pembiayaan Bank BTN tumbuh 28,1% dibanding kredit dan pembiayaan tahun 2011. Per 31 Desember 2012 kredit dan pembiayaan yang disalurkan Bank BTN mencapai Rp 81,4 triliun. Tahun 2011 pada posisi yang sama kredit dan pembiayaan yang dialurkan sebesar Rp 63,6 triliun.

Tercatat tahun 2012 komposisi kredit Bank BTN adalah 86,26% untuk kredit perumahan dan sisanya yang sebear 13,74% untuk kredit non perumahan. Pertumbuhan kredit ini di atas pertumbuhan rata-rata industri yang berada di sekitar 23%.

Selain itu, Dana Pihak Ketiga perseroan tumbuh dari Rp 61,9 triliun pada tahun 2011 menjadi Rp 80,7 triliun pada posisi yang sama tahun 2012. Dana Pihak Ketiga Bank BTN pada tahun 2012 pertumbuhannya mencapai 30,2%. Pertumbuhan ini juga melebihi rata-rata industri. Total Dana Pihak Ketiga perbankan nasional tahun 2012 sebesar 15,5%.

Sumber : detik.com

Posted on March 27, 2013, in Pasar Saham and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: