Monthly Archives: September 2013

Mengapa sektor tambang positif? Ini penjelasannya

Pada akhir transaksi perdagangan hari ini (4/9), sektor pertambangan menjadi satu-satunya sektor yang memberikan sinyal hijau. Sektor ini tercatat naik 0,19%.

Jika dilihat, posisi top gainers bursa juga dihuni oleh saham-saham dari sektor ini. Beberapa di antaranya yakni PT Borneo Lumbung Energi Tbk (BORN) yang naik 23,26% menjadi Rp 265, PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) naik 11,81% menjadi Rp 161, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang naik 5,97% menjadi Rp 142.

Edwin Sebayang, Kepala Riset MNC Securities, mengatakan, menghijaunya sektor tambang dipicu oleh tiga faktor. “Faktor harga, efisiensi, dan penguatan dolar,” imbuhnya.
Read the rest of this entry

Advertisements

Sektor Plantation Neutral, Ini Alasan AALI dan BWPT Jadi Top Picks

Emiten-emiten CPO kini diwarnai sentimen sinyal pemulihan harga CPO di tengah turunnya produksi CPO Indonesia dan prospek demand biodiesel lokal. Sementara pertumbuhan produksi CPO Indonesia hanya mencapai 3,7% secara tahunan (YoY) atau jauh lebih rendah dibandingkan dengan target 10% YoY jika mengacu kepada data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki).

Analis sektor plantation PT Indo Premier Securities William Simadiputra mengatakan rendahnya pertumbuhan produksi karena terutama karena produktivitas perkebunan terutama di wilayah Sumatera selama semester I 2013 (1H13).
Read the rest of this entry

Naik 12%, Laba PGN US$457,5 Juta

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) [5,400 300 (+5,9%)] mencatat pertumbuhan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 12% menjadi US$457,5 juta paruh pertama tahun ini, dari US$409,8 juta periode yang sama tahun lalu.

Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusuf dalam publikasi ke BEI, Jumat (30/8) menuturkan, pencapaian ini didukung oleh kenaikan pendapatan bersih sekitar 26% dari US$1,183 miliar per Juni 2012 menjadi US$1,491 miliar Juni 2013.

Kinerja keuangan konsolidasi selama semester satu tahun ini diperoleh dari pendapatan distribusi dan transmisi, serta pendapatan usaha anak perusahaan. Pendapatan dari usaha distribusi dan transmisi PGN dan anak perusahaan naik 26%, dengan kenaikan volume dari 800 MMSCFD menjadi 827 MMSCFD.

Peningkatan volume distribusi gas oleh PGN pada semester pertama tahun ini sejalan dengan meningkatnya volume pasokan yang diperoleh dari pemasok meskipun usaha distirbusi PGN di SPBU 2, Sumatera Utara mengalami penurunan disebabkan sumur gas perseroan.
Read the rest of this entry