Saham PGN Langsung Rebound Merespon Penolakan Akuisisi

Penolakan atas rencana akuisisi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk oleh PT Pertamina (Persero) mendapat sambutan positif investor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada pembukaan perdagangan kemarin, harga saham PGN [PGAS 4,695 310 (+7,1%)] Rp4.410 dan ditutup menguat pada Rp4.695. Artinya saham plat merah tersebut menguat tujuh persen merespon penolakan akuisisi PGN oleh Pertamina.

“Penolakan dari berbagai pemangku kepentingan atas rencana Pertamina mengakuisisi PGN, mengembalikan kepercayaan investor terhadap saham PGN,” kata analisis Panin Sekuritas, Fajar Indra ketika dihubungi wartawan, Selasa (21/1).

Seperti diberitakan sebelumnya, rencana akuisisi PGN oleh Pertamina mendapat tentangan dari berbagai pihak. Mereka antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Ketua DPR Marzuki Alie, Komisi VI DPR-RI dan berbagai kalangan lainnya.

Ketua DPR RI, Marzuki Alie yang menyatakan bahwa DPR bakal menolak rencana Menteri BUMN Dahlan Iskan agar Pertamina mengakuisisi PGN, karena menurut Marzuki rencana akuisisi itu terlalu gegabah dan cenderung mengesampingkan kepentingan nasional.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa pun turut mengungkapkan kekecewaannya atas langkah Menteri BUMN Dahlan Iskan yang tidak menginformasikan kepadanya tentang rencana akuisisi PGN oleh Pertamina.

Adapun Komisi VI DPR-RI yang secara tegas menolak rencana akuisisi PGN oleh Pertamina itu. Anggota Komisi VI DPR Chairuman Harahap menilai bahwa rencana PT Pertamina (Persero) untuk mengakuisisi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) belum mendesak untuk dilakukan.

“Untuk saat ini akuisisi PGN tidak dibutuhkan pemerintah. Yang lebih penting Pertamina dapat menguasai Blok Mahakam dari kepemilikan asing dan meningkatkan lifting minyak. Jika lifting minyak terus turun, defisit neraca perdagangan kita akan terus melebar karena impor migas juga akan semakin besar,” tegas Chairuman.

Chairuman menambahkan bahwa pada 5 Desember 2013, Komisi VI sudah melakukan dengar pendapat dengan Kementerian BUMN dan Pertamina. Dalam salah satu kesimpulan rapat disebutkan bahwa Pertamina tidak boleh mengakuisisi BUMN lain.

Sumber : ipotnews.com

Posted on January 21, 2014, in Pasar Saham and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: