Target Tercapai, Ini Harga KLBF & KAEF Berikutnya

Meski terget harga 2014 sudah tercapai, saham KLBF dan KAEF tetap dijagokan analis. Inilah target harga berikutnya.

Pada perdagangan Selasa (13/5/2014), saham PT Kalbe Farma (KLBF) ditutup melemah Rp20 (1,3%) ke posisi Rp1.550. Di sisi lain, saham PT Kimia Farma (KAEF) ditutup menguat Rp5 (0,5%) ke Rp970.

Tonny W Setiadi, analis dari Indosurya Asset Management menilai prospek saham-saham farmasi masih positif. “ Farmasi dibagi dua: yang berupa obat dan farmasi sebagai penunjang kesehatan,” katanya kepada INILAHCOM.

Produsen obat adalah PT Kimia Farma (KAEF), PT Indofarma (INAF) dan sebagainya. Emiten penunjang kesehatan adalah PT Kalbe Farma (KLBF).“Prospeknya masih bagus. Sebab, ke depan, asuransi dan program-program pemerintah untuk jaminan kesehatan masih sangat besar,” ujarnya.

Dalam hal ini,lanjut dia, produsen obat generik paling diuntungkan seperti Kimia Farma.“Dari sisi peningkatan pendapatan, Kalbe Farma juga diuntungkan di tengah masyarakat yang semakin sadar terhadap kesehatan dengan membeli suplemen dan sejenisnya,” tuturnya.

Karena itu, Tonny menjagokan saham KAEF dan KLBF. KAEF diuntungkan dengan adanya rencana pemerintah untuk program jaminan kesehatan. Sementara KLBF memang sejak awal fundamentalnya sudah bagus. “Apalagi, KLBF juga melakukan akuisisi untuk diversifikasi cukup besar ke sektor yang masih berhubungan dengan kesehatan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, KLBF tidak memproduksi obat secara langsung melainkan barang-barang konsumsi yang berhubungan dengan kesehatan.“PT Indofarma (INAF) juga sama dengan KAEF. Hanya saja, rencana merger dua emiten ini masih belum fixed. Hingga saat ini, poduksi terbesar masih didominasi KAEF,” papar Tonny.

Tonny merekomendasikan hold untuk saham KLBF dan KAEF. Sebab, valuasi dua saham ini sudah tidak terlalu jauh dari target harga. Karena itu, upside potential-nya sudah terbatas untuk 2014. “Tapi, ke depannya masih bagus. Untuk KAEF misalnya, jika terbentuk pemerintahan baru akan memberikan pernyataan kalau program kesehatan akan diperbesar,” ungkap dia.

Atas dasar itu,menurut Tonny, dua saham ini cocok untuk jangka panjang. Target harga 2014 sudah tercapai. KAEF di kisaran Rp900-1000 dan KLBF di kisaran Rp1.500. “Tapi, jika melihat ekspansi usahanya, potensi kenaikan harga sahamnya 2015 lebih besar,” tuturnya.

Target optimistis KAEF 2015 di Rp1.500. Target moderat di Rp1.250-1.300. KLBF banyak akuisisi perusahaan minuman. Kemungkinan baru efektif menyumbang kinerja pada 2015. “Target harga Rp2000, bisa dicapai KLBF pada 2015,” kata dia.

Price to Earnings Ratio (PER) dua emiten tersebut sudah cukup mahal saat ini. KLBF di level 35 kali dan KAEF 25 kali. “INAF sendiri, PER-nya masih minus karena kinerja labanya masih merah. Harga yang bagus untuk masuk saham KAEF di Rp890-900 per saham,” imbuhnya.

Sumber : inilah.com

http://cara-buat-website.com/

Posted on May 16, 2014, in Pasar Saham and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: