Target Price AALI Dinaikkan 17,6 Persen, Begini Alasan Analis

Semester I 2014 (1H14) Astra Agro Lestari (AALI) membukukan laba bersih Rp1,37 triliun, naik 86,9% secara tahunan (year on year/YoY). Pencapaian laba yang solid tersebut terutama ditopang oleh kuatnya harga jual rata-rata (ASP) seiring harga patokan CPO yang stabil dan depresiasi nilai tukar rupiah.

Pencapaian ini mengimbangi volume penjualan yang turun 10,3% menjadi 675 ribu ton karena alokasi 92.400 ton CPO ke unit usaha olein baru AALI di periode 1H14. “Kami mempertahankan perkiraan kinerja positif AALI dan valuasi  sampai 2015,” kata analis PT Indo Premier Securities William Simadiputra dalam riset yang dipublikasikan Kamis (24/7). Menurutnya target price (TP) saham AALI Rp30.000 didasarkan pada valuasi rasio P/E 12,0 kali sampai akhir 2015.

Laba [AALI 26,575 575 (+2,2%)] naik 86,9% (YoY) menjadi Rp1,37 triliun yang berarti 42% dari estimasi laba tahun 2014 dengan pulihnya AS. ASP pada 1H14 Rp8.728/kg atau naik 31,5% (YoY).

Kata William, hasil kinerja ini inline dengan estimasi meskipun laba secara triwulanan (QoQ) turun 25,6% menjadi Rp584 miliar di 2Q14 karena rugi kurs. Volume penjalan naik 14,7% (QoQ) menjadi 361 rubu ton. Sementara ASP terpangkas 4,9% (QoQ) menjadi Rp8.507/kg di 2Q14. “Penurunan ASP pada 2Q14 relatif karena patokan harga CPO yang turun pelemahan rupiah di periode tersebut,” tambahnya.

Pada sisi bottom line, net margin terkonstraksi 800 bps menjadi 14% dengan rugi kurs Rp139 miliar di 2Q14 versus hanya Rp26,8 miliar pada 1Q14.

Produksi buah segar mencapai 2,75 juta tons atau naik 14,6% (YoY) di 1H14 dengan yield pertumbuhan tandan buah 11,0 ton per ha dibandingkan dengan 10,0 ton/ha di 1H13. Pada 2Q14 tandan buah mencapai 1,45 juta tons naik 12,6% (QoQ) sejalan dengan estimasi berkat kuatnya produksi perkebunan di Kalimantan. Produksi perkebunan di Kalimantan naik 28,7% (YoY) menjadi sebanyak 1,2 juta ton. Area kebun di Kalimantan relatif berpohon lebih mudah dibandingkan lokasi kebun lainnnya dan memberikan yield pertumbuhan lebih baik.

Sementara itu kontribusi pihak ketiga terhadap total produksi tandan buah segar naik 48,0% (1H13 sebanyak 44,0%) ditopang oleh usaha maksimal kapasitas tambahan pabrik CPO baru seraya menunggu ekspansi produksi lebih lanjut perkebunan inti di Kalimantan. Volume penjualan CPO turun 10,3% (YoY) di 1H14 (pada 2Q14 naik 14,7% secara tahunan menjadi 1,451 juta ton.

William memperkirakan laba AALI akan kuat pada 2H14 didukung oleh siklus produksi yang tinggi dan margin yang normal. Kuatnya kinerja AALI juga akan ditunjang ekspansi pohon yang mulai matang terutama di perkebunan Kalimantan serta kuatnya neraca keuangan untuk akuisisi lahan. Dia mempertahankan estimasi laba AALI dan merekomendasikan Buy saham AALI dengan TP Rp30.000/saham versus sebelumnya Rp25.000/saham.

Key Financials 2012F 2013F 2014F 2015F 2016F
Sales 11,564 11,441 16,067 18,774 19,453
EBITDA 4,036 3,075 5,282 6,261 7,037
Net profit 2,410 1,254 3,248 3,965 4,517
EPS 1,531 796 2,063 2,519 2,869
Dividend yield 4.10% 2.60% 1.40% 3.70% 3.80%
EBIT Margin 30% 21% 28% 30% 32%
ROIC 21% 10% 23% 23% 35%
EV/EBITDA 10.9 x 14.6 x 8.2 x 6.4 x 5.8 x
P/E 18 x 34.5 x 13.2 x 10.2 x 9.6 x
source : AALI, Indo Premier Securities

Sumber : ipotnews.com

http://cara-buat-website.com/konsultan-bisnis

 

Posted on August 1, 2014, in Pasar Saham and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: