`Badai Besar` Akan Menghajar China Pada 2016

Data positif China akhir-akhir ini sejatinya mampu mengempiskan keraguan akan kelanjutan pertumbuhan ekonomi negara dengan perekonomian keuda terbesar di  dunia itu. Namun PNC Financial Services Group malah mengkhawatirkan kemungkinan munculnya “badai besar”di China dalam dua tahun ke depan.

“Sejumlah masalah lama dalam mesin pertumbuhan China kemungkinan akan muncul kembali pada 2016,” ungkap Stuart Hoffman, ekonom kepala PNC Financial Services Group dalam laporannya pekan lalu. Dia memaparkan sejumlah tantangan, termasuk pelemahan pasar kredit, perlambatan reinvestasi laba korporasi, dan koreksi di semua pasar perumahan.

Laporan Hoffman menyebutkan, rintangan-rintangan tersebut bisa memperlambat pertumbuhan PDB riil China menjadi sekitar 6 persen pada 2016, paling lambat sejak 1990.

Pada kuartal kedua tahun ini, ekonomi China tumbuh 7,5 persen, melebihi ekspektasi dan lebih tinggi dari 7,4 persen pada kuartal pertama lalu, saat langkah-langkah stimulus terarah yang ditempuh Beijing mulai memberikan hasil.

Menurut laporan Hoffman, “badai besar” itu akan terjadi bersamaan dengan perlambatan dramatis aliran kredit investasi. Laporan itu menyebutkan, perlambatan terutama berasal dari pemberi pinjaman non tradisional, seperti trust company, serta pemburukan kualitas kredit korporasi.

“Bila kredit trust company sudah benar-benar mengering, para peminjam uang di China harus berjuang untuk memperpanjang masa perlunasan utangnya. Atau terpaksa default sehingga memberi masalah baru pada mesin intermediasi keuangan,” papar Hoffman, seperti dikutip CNBC, (25/7).

PNC mengatakan, pengurangan kredit pada gilirannya akan memaksa terjadinya perlambatan yang ekstrim pada belanja modal. Padahal belanja di sektor manufaktur padat modal sudah melambat lantaran kenaikan upah buruh dan apresiasi yuan.

“Perusahaan swasta China yang mempunyai dana menganggur tidak dapat memanfaatkan peluang berinvestasi di sektor jasa yang berorientasi domestik karena batasan peraturan yang melindungi BUMN dari kompetisi swasta,” ungkap PNC.

PNC menambahkan, setiap koreksi besar di pasar perumahan China, sebagai pilar ekonomi yang mempengaruhi 40 sektor lainnya, bisa memperberat masalah. Sejauh ini, sejumlah sinyal pelemahan sudah tampak di sejumlah sektor. Pada Juni lalu, rata-rata harga rumah baru di 70 kota utama China melorot 0,5 persen dibanding bulan sebelumnya. Kondisi tersebut mempertegas tren penurunan yang tampak  pada Mei lalu sebesar 0,2 persen.

“Sektor perumahan dan konstruksi China semakin terpuruk karena kejatuhan harga akan mengurangi minat membeli dan membangun rumah,” kata Hoffman. “Koreaksi sektor perumahan cenderung akan berlanjut dan mendorong perlambatan investasi bisnis secara keseluruhan.”

Tentu saja tak semua orang sependapat dengan kemungkinan melesunya perekonomian China. Ekonom China di HSBC, John Zhu menyatakan, tidak melihat kemungkinan deselerasi pertumbbuhan China secara dramatis menjadi 6 persen.

“Banyak analisis ekonomi yang mencoba mengekstrapolasi analisis di level mikro ke level makro. Padahal banyak sekali variabel lain dan kebijakan yang akan mempengaruhi,” kata Zhu. Ia memperkirakan pertumbuhan China akan berada di atas 7 persen hingga dua tahun ke depan.

Menurutnya, investasi infrastruktur oleh pemerintah dan swasta cenderung akan dapat menutupi kekurangan akibat perlambatan di konstruksi perumahan. “Ada banyak infrastruktur berguna yang masih diperlukan China, mulai dari jalur kereta hingga fasilitas kesehatan penduduk usia lanjut,” ujarnya.

Bila pemulihan di AS dan Eropa mendapatkan traksi, ujarnya, permintaan akan ekspor China akan melanjutkan penguatan. Selama beberapa bulan terakhir, ekspor China mulai meningkat dari 7 persen pada Mei lalu, menjadi 7,2 persen pada Juni.

Sumber : ipotnews.com

http://cara-buat-website.com/konsultan-bisnis

 

Posted on September 13, 2014, in Ekonomi Dan Investasi and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: