Terus Tertekan, Emas Bahkan Bisa Jatuh di Bawah USD1.200 Per Ounce

Penguatan dolar yang dipicu prospek kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve) terus menekan harga emas, bahkan kini logam mulia itu disebut-sebut masuk ke uji harga di bawah USD1.200 per ounce.

Seperti dilansir Reuters, Senin (22/9), pelemahan harga emas, juga diikuti penurunan harga perak dan logam mulia lain seperti platinum. Harga spot emas di Singapura hari ini tenggelam di angka USD1.208,36 per ounce, perak turun ke USD17,30 per ounce, platinum ke tingkat terendah 9 bulan yakni USD1.322,30 per ounce, juga palladium anjok ke titik USD100 sejak menyentuh harga tertinggi dalam 13,5 tahun pada 1 September.

“Sulit mendapatkan gairah pasar untuk kelompok logam mulia pada situasi saat ini, harga akan terus tertekan,” ujar analis INTL FCStone, Edward Meir, dalam catatannya kepada investor.

Menurut dia, emas rentan terhadap sisi negatif, “Support terdekat berada di USD1.200, juga level psikologis, untuk selanjutnya ke USD1.180.”

Penurunan harga emas belakangan ini telah menghapus hampir seluruh kenaikan yang didapat sepanjang tahun 2014 ini, sehingga hanya tersisa kenaikan 0,7 persen. Padahal tahun 2013, emas kehilangan 28 persen nilai.

Sumber : ipotnews.com

http://cara-buat-website.com

Posted on September 24, 2014, in Ekonomi Dan Investasi and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: