Harga BBM Naik, Beli Saham-saham Ini

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dinilai jadi katalis positif bagi penguatan pasar saham Indonesia. Banyak saham direkomendasikan beli.

Gema Goeyardi, pendiri PT Astronacci Internasional mengatakan, venus memasuki zodiac baru pada 17 November 2014 kemarin dan Dua siklus astrologi Sun Square Jupiter dan Mars Square Uranus yang terjadi minggu lalu akan memberikan dampak bullish continuation pada IHSG.

“Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebanyak Rp2.000 untuk premium dan solar akan menjadi katalis positif penguatan pasar saham Indonesia yang secara bersamaan pola harga pada IHSG telah siap naik lebih tinggi pasca mengalami konsolidasi kecil,” katanya kepada INILAHCOM di Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Selasa menurut Gema, akan menjadi the confirmation day untuk pergerakan IHSG ke depan. Break out pada 17 November 2014 seharusnya disertai dengan penguatan lanjutan mencapai target harga terdekat di level 5.124 menutup area gap 1 Oktober 2014.

Bayang-bayang negatif dari ekonomi Jepang yang mengalami technical recession di kuartal ke 3 sehingga membuat indeks Nikkei terjatuh dalam, akan menjadi penghambat indeks naik secara agresif dalam minggu ini. “Oleh karena itu, bullish pendek IHSG terbatas hingga 5.180,” tuturnya.

Dari perspektif pasar AS, kenaikan Dow Jones diperkirakan hingga 17.800 dan 18.200. Anda tetap aman untuk trading hingga 20 November 2014 menyambut New Moon dan effect dari Sun Conjunction Saturn. “Selama IHSG tidak turun dari 4.900 maka bullish jangka menengah tetap akan bertahan di pasar,” imbuhnya.

Di atas semua itu, Gema menyodorkan strategi trading. Berikut ini rincian penjelasannya:

1. Profit Taking dan Hold

Saham PT Jasa Marga (JSMR) [6,850 100 (+1,5%)] dan PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) [24,325 100 (+0,4%)] dapat di-take profit hari ini.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) [11,100 25 (+0,2%)], PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM) [2,755 5 (+0,2%)], PT Alam Sutera Realty (ASRI) [456 3 (+0,7%)], PT Ciputra Developemnt (CTRA) [1,180 30 (+2,6%)], PT Wijaya Karya Beton (WTON) [1,215 25 (+2,1%)], dan PT Wijaya Karya (WIKA) [3,025 70 (+2,4%)] dapat di-hold hingga 20 November 2014.

Sedangkan, saham BSDE [1,560 10 (+0,6%)] terkonsoldasi untuk 2 minggu ke depan. Siapkan untuk break even dan keluar dari saham ini apabila lebih dari 22 November 2014 tidak naik. IHSG akan melanjutkan kenaikannya hingga 20 dan maksimal 22 November 2014 sebelum berbalik arah.

2. PT Wijaya Karya (WIKA) [3,025 70 (+2,4%)]

Pembelian baru atau Average Up dapat dilakukan pada saham PT Wijaya Karya (WIKA). Beli saham WIKA [3,025 70 (+2,4%)] di Rp2.945-2.960, stop loss di Rp2.830 dan realisasi untung di Rp3.200.

3. PT Wijaya Karya Beton (WTON) [1,215 25 (+2,1%)]

Pembelian baru atau Average Up dapat dilakukan pada saham PT Wijaya Karya Beton (WTON). Beli saham WTON [1,215 25 (+2,1%)] di Rp1.200, stop loss di Rp1.150, dan realisasi untung di Rp1.340.

4. PT Ciputra Developemnt (CTRA) [1,180 30 (+2,6%)]

Pembelian baru atau Average Up dapat dilakukan pada saham PT Ciputra Developemnt (CTRA). Beli di Rp1.160, stop loss di Rp1.120, realisasi untung di Rp1.250.

5. PT Kalbe Farma (KLBF) [1,745 20 (+1,2%)]

Pembelian baru atau Average Up dapat dilakukan pada saham PT Kalbe Farma (KLBF) [1,745 20 (+1,2%)]. Beli di Rp1.715-1.730, stop loss di Rp1.680, dan realisasi untung di Rp1.820.

6. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) [6,100 25 (+0,4%)]

Pembelian baru atau Average Up dapat dilakukan pada saham PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) [6,100 25 (+0,4%)]. Beli di Rp6.075, stop loss di Rp5.950, realisasi untung di Rp6.500.

7. PT Lippo Cikarang (LPCK) [9,125 0 (+0,0%)]

Pembelian baru atau Average Up dapat dilakukan pada saham PT Lippo Cikarang (LPCK) [9,125 0 (+0,0%)]. Beli saham LPCK [9,125 0 (+0,0%)] di Rp9.200, stop loss di Rp8.825, dan realisasi untung di Rp9.000.

8. PT Summarecon Agung (SMRA) [1,310 10 (+0,8%)]

Pembelian baru atau Average Up dapat dilakukan pada saham PT Summarecon Agung (SMRA) [1,310 10 (+0,8%)]. Beli saham SMRA [1,310 10 (+0,8%)] di Rp1.315, stop loss di Rp1.260, dan realisasi untung di Rp1.500.

9. PT Semen Indonesia (SMGR) [16,025 175 (+1,1%)]

Pembelian baru atau Average Up dapat dilakukan pada saham PT Semen Indonesia (SMGR) [16,025 175 (+1,1%)]. Beli saham SMGR [16,025 175 (+1,1%)] di Rp15.600, stop loss di Rp15.500 dan realisasi untung di Rp17.000.

Sumber : ipotnews.com

 

Posted on November 18, 2014, in Pasar Saham and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: