Sampai Kapan Harga Minyak Dunia ‘Terjun Bebas’?

Anjloknya harga minyak dunia saat ini di bawah US$ 50 per barel membuat banyak perusahaan minyak kelabakan. Sampai kapan kondisi ini berlangsung?

Dengan kondisi harga minyak dunia di bawah US$ 50 per barel, banyak proyek-proyek minyak dan gas bumi (migas) dihentikan, bahkan tidak sedikit perusahaan yang memberhentikan karyawannya untuk mengurangi besarnya dana operasional.

President Director and CEO PT Medco Energi Internasional Tbk, Lukman Mahfoedz mengatakan, beberapa pihak memperkirakan harga minyak akan kembali naik tahun ini. Seiring meningkatnya konsumsi energi akibat pertumbuhan ekonomi dunia.

“Dengan harga energi yang murah saat ini, akan menjadi stimulus positif pertumbuhan ekonomi. Dan, bagi beberapa negara importir minyak seperti Indonesia, Tiongkok, India, Jepang, dan Korea, akan memperingan beban pembelian energi. Sehingga anggaran yang ada bisa disalurkan ke sekor lain,” ujar Lukman kepada detikFinance, Senin (2/2/2015).

Lukman mengungkapkan, dengan membaiknya atau meningkatnya pertumbuhan ekonomi dunia, akan mendorong industri, infrastruktur, dan manufaktur tumbuh kembali dan permintaan akan energi termasuk minyak meningkat.

“Salah satu konsultan internasional di bidang energi memperkirakan kelebihan pasokan minyak dunia di triwulan pertama 2015 hanya sekitar 0,2 juta barel per hari sehingga perkiraan harga minyak dunia akan bisa kembali ke tingkat US$ 50 per barel dan kemungkinan akan terus meningkat sehingga harga minyak rata-rata tahun 2015 adalah sekitar US$ 58 per barel ,” jelasnya.

Namun, tidak ada yang tahu pasti berapa harga minyak dunia ke depan akan berada di level berapa. Pasalnya, Amerika Serikat (AS) yang saat ini masih importir minyak diprediksi tak lama lagi bakal jadi eksportir minyak, atau pemasok minyak ke pasar minyak internasional.

“Saat ini saja impor minyak Amerika dari OPEC telah berkurang 50%, jika 2-3 tahun ke depan, Amerika saja bisa berubah dari net importir menjadi net eksortir minyak, dengan mengandalkan produksi shale oil-nya,” tutup Lukman.

Sumber : detik.com

http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/

Posted on February 2, 2015, in Ekonomi Dan Investasi and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: