Harga Saham PGAS Terjun -33,7 Persen, Ini Kata Analis

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (kode saham PGAS) membukukan laba bersih Rp109 miliar atau turun -38,1% (YoY) per akhir triwulan pertama 2015 (1Q15). Penurunan laba ini karena harga jual gas yang melemah kepada PT PLN (persero).

Volume distribusi gas turun menjadi 796 mmscfd atau drop -9,1% (YoY) dan -9,8% (QoQ) karena faktor perlambatan ekonomi yang merupakan akibat dari demand terhadap suplai listrik yang melemah.

Hal itu diperburuk, penaikan tarif listrik sekitar 30%-40% yang terjadi pada akhir tahun 2014 seiring usaha pemerintah mengurangi subsidi. Demand terhadap energi listrik hanya tumbuh 2,5% (YoY) pada 1Q15, relatif melemah dibandingkan dengan pertumbuhan tahun lalu yang mencapai 7,6% (Yoy). Sebagai akibatnya laba PGN lebih rendah dibandingkan estimasi para analis.

Konsolidasi Distribusi
Dengan tujuan lebih tangguh terhadap standar akuntansi yang baru, PGN telah melakukan dekonsolidasi 60% sahamnya di anak usaha, Transportasi Gas Indonesia (TGI) mulai 1 Januari 2015. Ini telah berdampak terhadap laporan rugi laba perseroan.

“Kami telah mengubah perkiraan laba PGN guna mereflesikan implementasi tersebut tetapi perubahan perlakuan standar akuntansi akan berdampak netral terhadap fundamental perseroan,” demikian riset analis PT Indo Premier Securities Chandra Pasaribu dalam riset yang dipublikasikan pekan kemarin.

Laba Turun
Laba [PGAS 4,045 65 (+1,6%)] diperkirakan turun -29,6% pada tahun ini dan -23,8% pada tahun 2016. Hal ini merupakan cermin dari pertama: turunnya volume distribusi. Kedua de-konsolidasi TGI dan ketiga: biaya pengembangan aset migas di sektor hulu yang disertai penurunan pendapatan menjelang tahun 2016-2017.

Menurut Chandra, penurunan asumsi volume distribusi 11,9% di tahun 2015 dan 15,3% pada 2016 untuk menggambarkan demand terhadap listrik yang melemah. Namun demikian marjin distribusi tetap di sekitar US$3,5 per MMBTU.

Upgrade ke Buy
Pelemahan kinerja tersebut sudah dicerminkan pada harga pasar saham PGAS saat ini yang sudah terkoreksi -33,7% (ytd) versus IHSG yang turun -1,5%. Sentimen pelemahan harga dari hasil operasional perseroan yang melemah dan kedua faktor harga minyak yang turun sehingga mempengaruhi prospek aset migas di sektor hulu.

Meski begitu, Chandra mengubah pendapat secara positif terhadap saham PGAS meskipun perseroan menghadapi kendala saat ini. Prospek positif tersebut seiring perkiraan demand terhadap listrik pada 2016 sebagai dampak kebijakan fiskal dan moneter yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan.

Selain itu harga minyak juga akan meningkat sehingga akan membantu pemulihan revenue PGAS dan valuasi aset migas di sektor hulu.

“Secara keseluruhan kami yakin fundamental PGAS tetap solid tetapi perseroan memang menghadapi ketidakpastian akibat perlambatan ekonomi,” tambahnya. Ia merekomendasikan buy saham PGAS dari sebelumnya hold dengan target harga (TP) Rp5000 per saham.  (mk)

Year to 31 Dec 2013A 2014A 2015F 2016F 2017F
Revenue (US%Mn) 3,002 3,040 2,855 3,207 3,501
EBITDA (US$Mn) 661 1,229 815 880 938
EBITDA growth (%) (44.3) 86.1 (33.) 8.0 6.7
Net profit (US$Mn) 861 768 526 557 606
EPS (US$cents) 170.0 168.4 191.9 191.4 189.1
EPS growth (%) (14.5) (1.0) 14.0 (0.3) (1.2)
Net gearing (%) (11.4) 25.0 14.3 5.8 (6.4)
PER (x) 8.8 9.8 14.3 5.8 (6.4)
PBV (x) 3.1 2.7 2.5 2.3 2.1
Dividend yield (%) 6.3 5.9 3.5 3.8 4.1
EV/EBITDA (x) 10.5 6.7 9.8 8.8 7.8
source: PGAS, Indo Premier ; share price closing as of 07 May 2015

 Sumber : ipotnews.com

http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/

http://ide-peluang-bisnis.blogspot.com/p/jasa-pembukuan.html

Posted on May 11, 2015, in Pasar Saham and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: