Waspada…..Rollercoaster Bursa China Masih Sisakan Ruang Penurunan

Rollercoaster gejolak harga saham di bursa China memang sudah mereda, namun para analis meyakini masih tersisa ruang untuk terjadinya penurunan lebih lanjut. Gejolak lanjutan itu akan bergantung pada bagaimana Beijing mengelola upaya untuk keluar dari pasar dengan melepaskan saham-saham yang sudah dibeli.

Kejatuhan harga saham China hingga mendekati 8,5 persen pada Senin lalu – terdalam dalam delapan tahun – menimbulkan kembali kekhawatiran terhadap kemampuan manajemen pemerintah serta kesehatan basis perekonomian China. Apalagi pertumbuhan ekonomi China sudah melorot ke level terendah sejak krisis keuangan global, 2008 lalu.

Intervensi Beijing dengan mencegah sejumlah investor untuk menjual sahamnya – dengan membeli saham dan mengancam akan memenjarakan investor yang melakukan short-selling – menimbulkan hujan kritik dengan tudingan anti-pasar. Dan pasar tetap bertaruh bahwa harga saham masih akan melorot.

Setelah masa-masa ceria – berkat rekayasa pemerintah yang menghasilkan kenaikan sebesar 150 persen selama 12 bulan hingga pertengahan Juni lalu – dan koreksi 29 persen hingga Selasa kemarin, analis meyakini harga saham masih bisa melemah.

Rebound secara besar-besaran tampaknya tidak akan terjadi,” kata Zhang Gang, analis Central China Securities kepada AFP, (29/7). Dia mengekspektasikan pasar Shanghai akan menguji level support di posisi 3.500 poin dan kemudian di level 3.200. Indeks Shanghai Composite turun 0,21 persen ke posisi 3.633,27 pada akhir sesi pertama, hari ini.

“Secara umum, langkah pemerintah sudah di jalur yang benar, tapi butuh waktu hingga pasar memahaminya,” kata Zhang. “Seteleh risikonya teratasi, kinerja pasar akan membaik tahun depan,” imbuhnya seperti dikutip AFP, (29/7).

Kuncinya adalah bahwa pemerintah mengelola divestasi saham-saham yang baru dibeli tanpa menakut-nakuti investor “rumah tangga”, kekuatan utama pasar China yang bertransaksi berdasarkan rumor dan spekulasi.

“Saya pikir mereka akan mengurangi intervensi yang akhir-akhir ini ditakutkan pasar,” kata Steve Yang, ahli strategi UBS Group in Shanghai, kepada Bloomberg News.

“Prosesnya akan sangat panjang. Mereka tidak perlu terburu-buru menjual posisi mereka mereka dalam jangka pendek.”

Faktor negatif lain berada di luar kontrol regulator sekuritas, yaitu ekspektasi pengaruh kenaikan suku bunga AS terhadap aktivitas global dan perlambatan pertumbuhan China. Namun sampai dimana akhir dari tekanan jual itu, tak ada yang tahu.

Lembaga keuangan Nomura, Jepang meyakini bahwa kejatuhan harga saham yang terjadi belakangan ini merupakan kesempatan beli. Mereka menyerukan kepada kliennya untuk membeli saham secara selektif. “Konsolidasi pasar akan berlanjut hingga hasil sementara pra musim pada pertengahan Agustus setelah lebih banyak data positif di level makro dan mikro,” tulis tim riset Nomura.

“Kami anjurkan para investor mengambil manfaat dari akhir kemungkinan penurunan kedua ini untuk membeli saham dengan struktur fundamental yang cukup baik,” Nomura menambahkan.

Terlepas bahwa gejolak perdagangan akan muncul kembali dan dapat berdampak pada perekonomian China, “Pasar saham akan berlanjut menjadi lebih volatile meskipun ada paket penyelamatan bernilai tinggi,” papar ANZ Banking Group dalam laporan ristnya. “Volatilitas pasar saham mencerminkan sejumlah risiko penurunan proyeksi pertumbuhan China.”

Tom DeMark, pendiri DeMARK Analytics, AS berpendapat, perilaku pasar saham China merupakan cerminan dari kejatuhan bursa saham Wall Street tahun 1929, yang memicu Depresiasi Besar dalam perekonomian Amerika. Dia mengekspektasikan, pasar China akan melorot ke poisisi 3.200 dalam tiga pekan mendatang dan langkah Beijing untuk membendung penurunan akan sia-sia.

“Kita tidak bisa mendikte pasar. Fundamental yang mendikte pasar,” ujarnya.

Sumber : ipotnews.com

http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.com/

http://ide-peluang-bisnis.blogspot.com/p/jasa-pembukuan.html

Posted on August 3, 2015, in Ekonomi Dan Investasi and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: