Dibalik Tenaga Penguatan Saham WIKA 50,5 Persen

Pada kondisi pasar bullish, pergerakan harga saham PT Wijaya Karya (WIKA) berpeluang ditransaksikan dengan PER 20 kali atau memiliki ruang penguatan 50,5% dari harga saat ini. Seperti apa?

Pada sesi pertama perdagangan Senin (4/4/2016) hingga pukul 10.23 WIB, saham PT Wijaya Karya (WIKA) ditransaksikan menguat Rp35 (1,3%) ke posisi Rp2.675. Harga tertinggi di Rp2.685 dan terendah Rp2.660. Jumlah lot yang ditransaksikan mencapai 36.411 senilai Rp9,7 miliar.

Menurut David Sutyanto, analis riset First Asia Capital, saham WIKA punya support jangka pendek di Rp2.600 dan resisten di Rp2.700. “Harga saham Wijaya Karya Tbk (WIKA) akhir pekan lalu rebound tutup di Rp2.640 setelah sempat tertekan di Rp2.580,” katanya dalam riset yang diterima INILAHCOM di Jakarta, Senin (4/4/2016).

Pergerakan harga sahamnya cenderung konsolidasi sepekan terakhir di area downtrend. Indikasi penguatan lanjutan ditopang keberhasilan harga sahamnya bertahan di atas support di Rp2.600 dengan target resisten di Rp2.700.

Terkait kinerja, sepanjang 2015 lalu, laba bersih perseroan tumbuh 2,78% mencapai Rp625 miliar dibandingkan 2014 sebesar Rp608 miliar. Pencapaian laba bersih ini di atas perkiraan sebelumnya Rp615 miliar.

Penjualan bersih perseroan tahun lalu tumbuh 9,28% mencapai Rp13,62 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp12,46 triliun. Pertumbuhan pendapatan tahun lalu lebih tinggi ketimbang tahun 2014 yang hanya tumbuh 4,87%.

Bila dilihat pertumbuhan kuartalan secara kuartalan, penjualan bersih perseroan sepanjang kuartal IV-2015 tumbuh 66,87% secara kuartalan lebih tinggi ketimbang pertumbuhan

kuartalan di kuartal IV-2014 yang tumbuh 40,16% secara kuartalan. Namun pertumbuhan laba bersih kuartal IV-2015 melambat hanya 23,44% secara kuartalan ketimbang pertumbuhan di kuartal IV-2014 yang mencapai 75,73% secara kuartalan. “Ini dikarenakan meningkatnya beban usaha dan beban pendanaan sepanjang kuartal IV-2015,” ujarnya.

Tahun ini, perseroan menargetkan kontrak baru hingga Rp52,2 triliun meningkat signifikan hingga 106% dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp25,3 triliun. Sedangkan kontrak carry over tahun ini mencapai Rp33 triliun. Total kontrak perseroan tahun ini mencapai Rp86 triliun.

Sebagian proyek tersebut berasal dari proyek kereta api cepat JakartaBandung senilai Rp17 triliun yang digroundbreaking Januari lalu (21 Januari). Kemudian proyek pembangkit listrik senilai Rp4,5 triliun, proyek jalan tol Rp3,9 triliun, dan sejumlah proyek di luar negeri senilai Rp2 triliun.

Dengan proyeksi kontrak baru tersebut, proyeksi penjualan tahun ini diperkirakan mencapai Rp26,56 triliun dan laba bersih Rp1,22 triliun. Earnings per Share (EPS) proyeksi tahun ini sebesar Rp198,68.

Pada harga Rp2.640, harga saham WIKA ditransaksikan dengan Price to Earnings Ratio (PER) 13,3 kali berdasarkan estimasi 2016 . Pada kondisi pasar bullishpergerakan harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 20 kali sesuai industrinya atau mencapai Rp3.974, memiliki ruang penguatan 50,5% dari harga saat ini. “Saya rekomendasikan maintain buy, dan stop loss di Rp2.570,” imbuhnya.

Sumber : inilah.com

http://belajar-cara-membuat-website.blogspot.co.id/

http://ide-peluang-bisnis.blogspot.co.id/p/jasa-pembukuan.html

http://ide-peluang-bisnis.blogspot.co.id/p/program-persediaan-otomatis.html

Posted on April 4, 2016, in Pasar Saham and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: