Daily Archives: February 16, 2017

Biaya Provisi Naik, Laba Bank Mandiri 2016 Anjlok 32%

PT Bank Mandiri Tbk mengalami penurunan laba bersih sebesar 32 persen pada 2016, perolehan terendah dalam lima tahun, terutama disebabkan kenaikan biaya provisi untuk kredit bermasalah.

Sebagaimana diumumkan, Selasa (14/2), Bank Mandiri meraih laba bersih Rp13,8 triliun untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember, berbading Rp20,3 triliun pada tahun sebelumnya. Menurut data Thomson Reuters, raihan laba bersih 2016 itu yang terendah sejak 2011.

Jumlah laba bersih tahun lalu itu juga di bawah perkiraan rata-rata 20 analis, yakni sebesar Rp15,7 triliun.

Provisi Bank Mandiri pada akhir 2016 di posisi Rp24,6 triliun, lebih dari dua kali lipat tahun sebelumnya yang Rp12 triliun. Kredit bermasalah (NPL) Bank Mandiri secara kotor sebesar 4 persen, tertinggi sejak 2008.

Kenaikan NPL dimulai pada kredit di sektor komoditas yang mengalami pukulan karena anjloknya harga, lalu menyebar ke bisnis yang terkait konsumen. “Kami melihat bahwa 2017 masih menantang. Pelemahan belum sepenuhnya berlalu, namun arus kas nasabah kami lebih stabil,” ungkap Dirut Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo.

Menurut Kartika, pendapatan Bank Mandiri tahun ini akan didukung oleh kenaikan kinerja perekonomian nasional dan harga komoditas yang membaik. Read the rest of this entry

Advertisements