Menggunakan Level Ekspansi Fibonacci

Belum lancar belajar Fibonacci Retracement, tiba-tiba Anda menemukan istilah serupa tapi berbeda, yaitu Fibonacci Ekspansi. Awas, jangan sampai tertukar pengertiannya, karena dua pendekatan analisa teknikal tersebut ditujukan untuk situasi dan target berbeda, bahkan berlawanan.

Perlu diketahui, level-level ekspansi Fibonacci (Fibonacci Expansion levels) digunakan untuk memperkirakan berakhirnya gelombang ketiga Elliot. Masih belum jelas? Artikel ini menguraikan pengertian dasar, perbedaan dengan Fibonacci Retracement, dan bagaimana cara trading menggunakan Fibonacci Ekspansi pada terminal trading Metatrader.

elliott wave

Apa Itu Fibonacci Ekspansi? Sebelum memulai langkah pertama, ada satu kondisi spesial yang akan sangat membantu Anda dalam memahami artikel ini. Cara trading Fibonacci Ekspansi memiliki relasi kuat dengan fraktal-fraktal pada gelombang Elliott (Elliott Wave). Jadi, jika Anda belum memahami apa itu Elliott Wave, sekaranglah waktu yang tepat untuk mempelajarinya. elliott wave Pada dasarnya, Fibonacci ekspansi adalah alat bantu teknikal yang digunakan trader, untuk memprediksi seberapa jauh harga akan lanjut bergerak searah dengan tren utama setelah mengalami Retracement sementara. Kata kunci yang perlu Anda garis bawahi adalah tren utama dan proyeksi pergerakan harga.

cara trading menggunakan fibonacci ekspansi dasar

Secara visual, beginilah penampilan Fibonacci Ekspansi: cara trading menggunakan fibonacci ekspansi dasar Perhatikan, titik 1 ke titik 2 merupakan tren utama, sedangkan titik 2 ke titik 3 adalah Retracement. Trader akan menggunakan Fibonacci Ekspansi untuk memproyeksikan sejauh mana harga akan kembali bergerak searah dengan tren utama, setelah sempat “tertarik mundur” ke titik Retracement. Bila Anda sudah memahami dasar teori Elliott Wave, pada dasarnya Fibonacci Ekspansi menunjukkan proyeksi gelombang ketiga pada Gelombang Impuls Elliot. Umumnya, gelombang ketiga adalah pergerakan terkuat dan terpanjang selama tren berlangsung dengan target berkisar di antara level FE (Fibonacci Ekspansi) 0.5, 0.68, 1, 1.27, sampai 1.68.

Apa Perbedaan Cara Trading Fibonacci Ekspansi Dengan Fibonacci Retracement?

Sekali lagi, metode penggunaan Fibonacci Ekspansi berbeda dengan pemakaian Fibonacci Retracement. Kunci perbandingannya terletak pada prediksi kemana harga akan bergerak (proyeksi) dari tren utama. Dari sudut pandang teori Elliott Wave, cara trading Fibonacci Ekspansi ditujukan untuk memperkirakan panjang gelombang ketiga dan (jika tren kuat) gelombang kelima dari tren utama.

perbandingan cara trading menggunakan fibonacci ekspansi dengan fibonacci retracement

Sedangkan Fibonacci Retracement digunakan untuk memetakan gelombang kedua atau keempat sebagai koreksi dari tren utama. Sebagai contoh, beginilah perbandingan cara trading Fibonacci Ekspansi dengan Fibonacci Retracement: perbandingan cara trading menggunakan fibonacci ekspansi dengan fibonacci retracement Menggunakan Chart dan Timeframe sama (EUR/USD, H4), gambar baris atas adalah Fibonacci Retracement, sedangkan contoh cara trading Fibonacci Ekspansi ditunjukkan pada baris bawah.

Selain itu, Gelombang Impuls Elliot mewakili tren utama dan ditandai dengan lingkaran bernomor dari urutan angka 1 sampai 5. Anak panah merah pada Fibonacci Retracement menunjukkan koreksi dari tren utama, sedangkan anak panah biru pada Fibonacci Ekspansi dan Retracement memproyeksikan kelanjutan pergerakan harga searah tren utama setelah mengalami koreksi. Secara teknis, Fibonacci Retracement memang lebih multifungsi karena dapat membantu trader memprediksi koreksi sekaligus kelanjutan tren.

Lalu dalam situasi apa cara trading Fibonacci Ekspansi lebih berguna daripada Fibonacci Retracement? Kalau hanya menggunakan Fibonacci Retracement, Anda tidak dapat mengukur seberapa jauh harga lanjut bergerak searah tren utama setelah mengalami koreksi. Itulah mengapa, trader menggunakan Fibonacci Ekspansi karena keunggulan utamanya dalam memetakan level-level kelanjutan tren. Dalam prakteknya, trader dapat mengombinasikan Fibonacci Ekspansi dengan Fibonacci Retracement untuk mendapatkan sinyal terbaik. Analoginya, Fibonacci Retracement digunakan sebagai garis Start untuk membuka posisi, sedangkan Fibonacci Ekspansi sebagai garis Finish untuk menutup posisi trading.

 

Teknik Trading Sederhana Dengan Fibonacci Ekspansi

Cara trading menggunakan Fibonacci Ekspansi memungkinkan fleksibilitas tinggi. Maksudnya, Anda dapat mengombinasikannya dengan indikator-indikator lain untuk meningkatkan akurasi. Misalnya, seorang trader veteran sudah terbiasa menggunakan sistem trading dengan beragam indikator osilator (MACD, RSI, dsb.) beserta sinyal-sinyal dari formasi candlestick (Price Action) untuk menentukan Entry.

Ia juga dapat memanfaatkan level-level FE untuk menentukan poin-poin penutupan posisi (Exit). Tenang, tak perlu belajar semua teknik-teknik rumit dari trader veteran tersebut. Di sini, Anda akan mulai belajar cara trading menggunakan Fibonacci Ekspansi dengan metode-metode paling sederhana terlebih dulu. Pada kondisi pasar ideal dengan tren kuat, Fibonacci Ekspansi dapat digunakan secara eksklusif tanpa perlu menambah indikator-indikator lain.

Berikut adalah langkah-langkah praktisnya:

1. Temukan Pair-Pair dengan kondisi tren kuat.

Kondisi tren kuat dapat ditemukan pada segala macam pair dan Timeframe. Namun, bagi pemula disarankan untuk menggunakan Pair Mayor (EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY) dan Timeframe H4 sampai Daily untuk mengurangi risiko gejolak harga.

strategi cara trading menggunakan fibonacci ekspansi

Dari Chart EUR/USD (H4) di atas, tren menurun (Downtrend) terlihat jelas karena barisan candle terus menghasilkan nilai tinggi dan nilai rendah yang terus melandai (Lower High dan Lower Low). Tren kuat biasanya berlangsung setelah harga mengalami Breakout dari kondisi Sideways atau konsolidasi.

2. Buat level-level Fibonacci Ekspansi.

Level-level Fibonacci Ekspansi hanya dapat ditentukan setelah harga siap lanjut bergerak searah dengan tren utama. Dengan kata lain, level-Level ekspansi hanya berlaku ketika koreksi atau Retracement telah berakhir, lalu harga menampilkan potensi untuk kembali bergerak searah dengan tren utama. Pertanyaannya, bagaimana cara mengetahui kapan harga akan kembali bergerak searah tren utama?

Ada beberapa alternatif untuk mengidentifikasinya: a. Gunakan Fibonacci Retracement untuk mengestimasi kekuatan tren berdasarkan panjang koreksi (Retracement): kondisi tren kuat umumnya adalah bila Retracement berakhir di kisaran level Fibonacci Retracement 0.38 sampai 0.50. cara mengukur kekuatan tren dengan fibonacci retracement

cara mengukur kekuatan tren dengan fibonacci retracement

b. Cermati formasi candlestick selama Retracement berlangsung: formasi candle seperti Pin Bar dan Inside Bar dapat memberikan sinyal berakhirnya Retracement.

strategi cara trading menggunakan fibonacci ekspansi

c. Pakai indikator pendukung untuk mencari konfirmasi: indikator suplemen seperti Bollinger Bands, RSI, dan MACD dapat dimanfaatkan untuk mengonfirmasi ujung Retracement.

strategi cara trading menggunakan fibonacci ekspansi

3. Tentukan peraturan masuk (Entry Rules) dan keluar (Exit Rules).

Setelah mendapatkan level-level Fibonacci Ekspansi, Anda harus menentukan kapan posisi trading dapat dibuka, lalu ditutup. Entry dan Exit Rules bisa berbeda-beda antara satu trader dengan trader lainnya, bergantung pada sistem trading mereka. Namun paling tidak, trader harus dapat memastikan target profit dan batas kerugiannya.

strategi cara trading menggunakan fibonacci ekspansi

Salah satu cara untuk menentukan target profit dan batas kerugian adalah menggunakan Rasio Risk dan Reward. Pada chart di atas, rasio ditentukan sebesar 1:3, karena batas kerugiannya diatur sebesar 80 pip dari Entry (diletakkan di ujung Retracement). Maka dari itu, target profitnya adalah 240 pip.

strategi cara trading menggunakan fibonacci ekspansi

Berikutnya, posisi dapat ditutup ketika harga mendekati kisaran level Fibonacci Ekspansi 50 sampai 61.8. Jika Anda berani mengambil risiko lebih besar, posisi dapat dipertahankan sampai mencapai level Ekspansi berikutnya, yaitu 1.27 dan 1.68.

Sumber : seputarforex.com

 

Posted on October 18, 2019, in Forex. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: