Blog Archives

BSDE Catatkan Penjualan Marketing Rp4,6 Triliun

Emiten properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) hingga akhir September 2015 meraup penjualan marketing mencapai Rp4,6 triliun atau setara 62% dari target tahun ini senilai Rp7,5 triliun.

Direktur BSDE, Hermawan Wijaya di Jakarta, Senin (19/10) mengatakan raihan penjualan marketing tersebut ditopang permintaan produk residensial.

“Tingginya minat konsumen atas produk residensial menjadi kontribusi utama penjualan BSDE. Hal ini tidak lepas dari keunggulan lokasi, konsep desain dan kelengkapan infrastruktur yang tawarkan seperti di BSD City sebagai kota mandiri terbesar di Indonesia,” ungkap Hermawan.

Menurutnya, secara historis raihan penjulan marketing konsisten melonjak pada kuartal terakhir setiap tahun.

Sebagai contoh, hingga kuartal terakhir tahun lalu, meningkat 30% menjadi Rp6,5 triliun dibandingkan dengan posisi pada kuartal sebelumnya. Read the rest of this entry

Advertisements

Tertinggi, Level Return Emiten Berbasis Konsumer Dan Properti Di Indeks LQ-45

Tingkat imbal hasil emiten berbasis konsumsi masyarakat dan properti tercatat paling tinggi dibandingkan sektor lain di indeks LQ-45. Ketidakpastian ekonomi global membuat investor banyak mengalihkan portofolio investasinya dengan mengoleksi saham berbasis konsumer dan properti yang lini bisnisnya berorientasi dalam negeri.

Berdasarkan data Bloomberg seperti diolah Ipotnews, saham berbasis konsumsi masyarakat seperti PT Malindo Feedmill Tbk [MAIN 3,200 -50 (-1,5%)], PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk [ICBP 10,900 -600 (-5,2%)], dan PT Kalbe Farma Tbk [KLBF 1,380 -10 (-0,7%)] tercatat memiliki tingkat imbal hasil tertinggi dalam satu tahun dibandingkan saham berbasis lainnya seperti komoditas.

Selain itu saham berbasis properti dan sarana pendukungnya seperti PT Lippo Karawaci Tbk [LPKR 1,350 -30 (-2,2%)], PT Bumi Serpong Damai Tbk [BSDE 1,690 -20 (-1,2%)], PT Alam Sutera Realty Tbk [ASRI 690 -20 (-2,8%)], PT Semen Indonesia (Persero) Tbk [SMGR 15,650 -350 (-2,2%)], dan PT Surya Semesta Internusa Tbk [SSIA 1,150 -40 (-3,4%)] juga memiliki tingkat imbal hasil yang cukup tinggi.
Read the rest of this entry

BSD Catat Marketing Sales Rp 3 Triliun, Naik 25%

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), anggota Sinar Mas Land dan pengembang kota mandiri, membukukan marketing sales Rp 3,1 triliun per September 2012. Angka ini tumbuh 25% dibandingkan periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp 2,5 triliun.

Dengan pencapaian marketing sales tersebut, maka Perseroan telah mendapatkan 73% dari target Marketing Sales FY 2012 sebesar Rp 4,2 triliun. Hingga akhir tahun 2012 BSDE berencana menerbitkan beberapa produk baru residensial, komersial termasuk industrial, antara lain rumah tinggal, gudang, rumah-kantor maupun rumah-toko untuk mendorong angka penjualan marketing sales.

“Dari sisi proyek, BSD City sebagai flagship project BSDE berkontribusi sebesar 72% atau terbesar di antara proyek lainnya. Sedangkan dari sisi produk, residensial menjadi kontributor terbesar yakni 60% dari total angka Marketing Sales dalam Kuartal III- 2012,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan BSDE, Hermawan Wijaya dalam keterangan tertulis, Senin (15/10/2012).

BSD City merupakan proyek kota mandiri terbesar Sinar Mas Land yang menempati area seluas 5.950 ha. Kawasan kota mandiri ini terdiri dari kawasan perumahan, komersial dan industri ringan. BSD City saat ini memberikan kontribusi penjualan terbesar yakni sebesar 72% dari total marketing sales Perseroan.
Read the rest of this entry

Ini Dia Si Raja Gain di Lantai Bursa

Dalam kondisi bursa yang masih sulit ditebak seperti sekarang, saham sektor properti ternyata masih mendapat rekomendasi positif dari para analis.

Alasannya, hingga pertengahan Agustus 2012, sektor ini rata-rata mampu memberikan gain 33,8%. Lebih tinggi dibandingkan dengan sektor lainnya, termasuk saham perbankan yang rata-rata memberikan gain 17,2%.

Rendahnya suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) serta kodisi makro ekonomi Indonesia yang masih terjaga, juga menjadi angin baik bagi saham-saham emiten properti. Tak heran bila sejumlah analis berpendapat bahwa prospek industri properti di semester II masih akan cerah. Sekadar informasi saja, sepanjang semester I-2012 penjualan properti berhasil mencatat pertumbuhan 25-30%.

Di antara sejumlah saham properti yang beredar di lantai bursa, beberapa analis menjagokan PT Ciputra Development (CTRA) [620 10 (+1,6%)], PT Modernland Realty (MDLN) [480 0 (+0,0%)], PT Bumi Serpong Damai (BSDE) [1,060 0 (+0,0%)], PT Agung Podomoro Land (APLN) [320 -5 (-1,5%)], PT Lippo Karawaci (LPKR) [910 0 (+0,0%)], serta PT Sentul City (BKSL) [200 0 (+0,0%)]. Maklum, kinerja mereka sepanjang semester I yang baru lalu begitu mengkilap.
Read the rest of this entry