Blog Archives

Ini Daftar Laba 41 Emiten Bluechips LQ-45

Laba bersih emiten yang tergabung dalam indeks LQ-45 pada kuartal I/2015 jeblok alias turun 5,15% dengan pendapatan hanya tumbuh 2,57% pada periode yang sama. Simak daftar lengkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis.com, sebanyak 41 emiten LQ-45 telah mengumumkan laporan keuangan kuartal I/2015.

Sedangkan, empat emiten yang belum merilis kinerja adalah PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE), PT Excel Axiata Tbk. (EXCL), PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG).

Dari 41 emiten tersebut, sebanyak 40 emiten membukukan laba bersih dengan total Rp42,64 triliun pada periode Januari-Maret 2015, dibandingkan dengan tahun lalu Rp44,96 triliun. Read the rest of this entry

Advertisements

Masalah Pokok Bursa Saham adalah UU Minerba

Pengamat pasar modal Sem Susilo mengatakan, jika UU Minerba No 4 2009 tersebut dipaksa diterapkan, baru sekitar 30-40% yang siap dengan smelternya sehingga akan memicu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Karena itu, bahkan ditengarai tidak menutup kemungkinan terjadinya kerusuhan massal pula.

Akibatnya, ekspor pun akan menurun yang akan diiringi dengan peluang anjloknya nilai tukar rupiah yang juga berimbas negatif pada IHSG. Namun, kata dia, untuk investasi jangka panjang, tidak masalah belanja saham secara bertahap sekarang terutama untuk saham-saham non-komoditas karena sudah berada di bawah valuasi normalnya. “Untuk trading jangka pendek, tetap fokus pada saham-saham di sektor komoditas,” katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Jumat (20/12/2013), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 36,42 poin (0,86%) ke posisi 4.195,556. Intraday terendah 4.180,812 dan tertinggi 4.230,606.

Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan net buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net sell. Berikut ini wawancara lengkapnya: Read the rest of this entry

Harga Logam Berlompatan Setelah RI Pastikan Larang Ekspor Mineral Mentah

Harga logam kembali berlompatan di bursa logam dunia setelah pemerintah Indonesia memastikan pelarangan ekspor mineral mentah pada Januari mendatang. Harga nikel  dan alumunium mencapai titik tertinggi selama lebih dri lima pekan.

Presiden Direktur Freeport Indonesia, Rozik B. Soetjipto menyatakan, produksi tembaga dari tambang Freeport Indonesia kemungkinan akan melorot 30 hingga 40 persen dari kapasitas produksi maksimalnya. Freeport adalah penghasil tembaga terbesar kedua di dunia, dan Indonesia merupakan produsen hasil tambang nikel terbesar serta pengekspor timah terbanyak di diunia.

“Rupanya pelarangan ekspor itu semakin serius saja, untuk sejumlah besar hasil tambang logam – nikel, bauksit, dan bahkan mungkin tembaga. Pasar akan merasakan bahwa tembaga tak akan bergerak turun lagi,” kata Stephen Briggs, analis BNP Paribas SA, London seperti dikutip bloomberg.com.
Read the rest of this entry

INCO Bagi Dividen Rp. 127 Per Saham

INCO menetapkan dividen sebesar US$ 0,0146, atau Rp 127 per saham dari laba bersih 2010. Besaran dividen tersebut setara 2,5% dari total laba bersih 2010.

Read the rest of this entry