Blog Archives

Inilah Target Harga Saham-saham Semen

Dari sisi tren, saham-saham di sektor semen berada dalam kondisi bullish. Inilah level-level pembelian dan target harga sahamnya hingga akhir 2013.

Pada perdagangan Jumat (24/5/2013) saham PT Semen Indonesia (SMGR) [18,200 -300 (-1,6%)] ditutup melemah Rp300 (1,62%) ke Rp18.200; PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) [25,250 -50 (-0,2%)] melemah Rp50 (0,19%) ke Rp25.250 dan PT Holcim Indonesia (SMCB) [3,175 -75 (-2,3%)] turun Rp75 (2,30%) ke Rp3.175.

Cece Ridwanullah, analis dari Sekuritas Ekokapital mengatakan, dari sisi tren, saham-saham di sektor semen masih dalam kondisi bullish. Apalagi, penjualan semen pada kuartal I-2013 meningkat antara 8-10% dari tiga emiten itu–SMGR, INTP [25,250 -50 (-0,2%)] dan SMCB [3,175 -75 (-2,3%)].

Sementara itu, lanjut Cece, dari sentimen fundamental, dengan kemungkinan penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi per 1 Juni 2013, akan ada dana dari pemerintah yang dialokasikan untuk infrastruktur. “Ini menjadi kabar baik bagi saham-saham di sektor semen,” katanya kepada INILAH.COM.

Kelebihan subsidi dari kenaikan harga minyak, dia menambahkan, selain dilempar ke Bantuan Langsung Tunai (BLT), juga dialokasikan untuk infrastruktur. “Jika itu yang terjadi, penjualan semen akan tetap naik pesat. Tapi, pasar masih harus menunggu penentuan penaikan harga BBM pada 1 Juni,” tuturnya.

Cece menegaskan, pemerintah berjanji sebagian besar dana dari penaikan harga BBM, subsidinya akan dialihkan untuk infrastruktur. “Baiknya infrastruktur baik seperti jalan dan jembatan, akan memperlancar pertumbuhan ekonomi,” tandas dia.

Dari sisi ini, kata dia, saham-saham yang diuntungkan juga dua sektor: semen dan sektor konstruksi. “Karena itu, saya rekomendasikan positif untuk saham-saham di sektor semen,” kata Cece tegas.
Read the rest of this entry

Advertisements